Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Muhammad Ramadhan Alias Dan Ibunya Saat Akan Berangkat Umrah (mynewshub.cc)
Dream - Mimpi pasien leukemia stadium empat, Muhammad Ramadhan Alias (20), untuk pergi umrah akhirnya terwujud. Dia mendapat sponsor Menteri Besar Terengganu, Malaysia, Datuk Seri Ahmad Razif Abdul Rahman, untuk berangkat ke Tanah Suci.
Sayangnya, kabar buruk terjadi. Ramadhan meninggal di Madinah pada Sabtu kemarin, sekitar 11.20 pagi waktu setempat. Dia menghembuskan nafas terakhira di sebuah rumah sakit di Madinah pada sore hari karena pendarahan.
Kabar itu dibenarkan oleh kakak Ramadhan, Luqman Hakim (32). Menurut Lukman, ibunya, Saibah Yaacub (57), yang mendampingi Ramadhan mengerjakan umrah menghubunginya dan memberi tahu bahwa adiknya mengalami pendarahan sekitar pukul 14.00, sehari sebelum meninggal.
"Ibu memberi tahu adik mengalami pendarahan di bagian mulut dan telinga, berada dalam kondisi sekarat dan tidak bisa berbicara."
"Ibu juga mengatakan sangat sedih ketika Ramadhan sudah tidak mengenali siapa-siapa sebelum dilarikan ke rumah sakit."
"Tetapi, pagi ini ibu menghubungi saya dan memberi tahu Ramadhan telah meninggal dan jenazahnya akan dimakamkan di sana," kata Hakim.
Ramadhan dan Saibah berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) ke Madinah sejak Rabu lalu. Mereka dijadwalkan bertolak ke Mekah semalam untuk menunaikan umrah.
Ibu dan anak itu mendapat sponsor dari Menteri Besar Terengganu setelah Ramadhan menyatakan hasratnya ingin mengerjakan umrah saat diwawancarai koran Berita Harian.
Media tersebut melaporkan, Ramadhan yang mengidap penyakit leukemia tingkat empat diprediksi memiliki harapan hidup selama empat bulan.
Pada saat yang sama, Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak, melalui Biro Kebajikan UMNO Malaysia (BKUM) bersedia turut membiayai kebutuhan mereka selama di Arab Saudi.
Sumber: mynewshub.cc
Advertisement