Dibutuhkan Rp95 Miliar untuk Membuat Selembar Kiswah

Reporter :
Rabu, 1 Mei 2019 09:54
Dibutuhkan Rp95 Miliar untuk Membuat Selembar Kiswah
Terbuat dari kain sutra, lalu benang perak dan emas.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bersama delegasi dari Indonesia mendapat kesempatan untuk menyaksikan dari dekat prosesi pembuatan Kiswah atau kain penutup Ka’bah di Mekkah al-Mukarramah, pada 29 April 2019 kemarin.

Mereka didampingi oleh Syeikh Ahmad Ba Antar, penanggungjawab pabrik Kiswah atau kain penutup Ka’bah yang berdiri sejak 1931.

Turut dalam delegasi yaitu mendampingi Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bersama istri Luluk Muniroh Maftuh, Deputi Kemenko PMK, Prof. Dr. Agus Sartono dan 15 orang lainnya.

 Puan

Seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream, 1 Mei 2019, Syeikh Ahmad Ba Antar juga memberi kehormatan kepada Puan Maharani untuk mempraktikkan cara menyulam kaligrafi ayat al-Qur’an dengan benang yang terbuat dari kawat emas murni.

Ia menjelaskan bahwa kiswah ini akan dipasang di Ka’bah pada 9 Dzulhijjah 1440 Hijriyah, atau tepatnya saat para jama’ah haji wukuf di Arafah. Syeikh Ahmad juga mengungkap kalau kiswah yang bahan dasarnya adalah sutra, perak dan emas menghabiskan dana 25 juta riyal atau sekitar Rp95 miliar.

Menurut Agus Maftuh, kiswah ka’bah dalam sejarahnya pernah berganti-ganti warna, mulai putih, kuning, hijau, merah dan terakhir warna hitam. Ia juga bercerita hubungan Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia terjalin erat sejak pemerintahan Presiden Soekarno.

Beri Komentar
Kontroversi Setya Novanto Selama Jadi Terpidana Korupsi