7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Tak Ingin Keluar Uang Bayar Kos, Pria Ini Pilih Tinggal Di Gua Selama 16 Tahun (India Times)
Dream - Tinggal di perkotaan memang menyenangkan. Beragam fasilitas modern serta lengkap memudahkan warganya menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun kepraktisan yang tersedia tak semuanya bisa dinikmati gratis. Fasilitas serba mudah itu kebanyakan baru bisa dinikmati jika ada biaya yang dikeluarkan. Mulai dari biaya sewa tempat tinggal, makan, transportasi, dan kebutuhan hidup lainnya.
Besarnya biaya yang harus dikeluarkan saat tinggal di kota membuat seorang pria bernama Daniel Shellabarga tak tahan.
Daniel merasa kehidupan modern membuatnya tertekan. Keputusan mengejutkan diambilnya dengan memilih tinggal di gua. Kini dia sudah menghabiskan waktu selama 16 tahun di rumah yang baru itu.

Dengan hidup di dalam gua, Daniel bisa hidup tanpa mengeluarkan uang sepersen pun. Dia juga meninggalkan semua modernitas dan hidup seperti manusia gua yang tidak mengenal uang.
Untuk kebutuhan makan, Daniel mencari makanan organik dan barang-barang yang dikumpulkan di jalan. Namun rupanya dia terpaksa mengakhiri keputusan hidup di dalam gua selama 16 tahun.
Pada tahun 2016 Daniel terpaksa kembali hidup di tengah masyarakat modern lantaran merawat orangtuanya yang sedang sakit.

Namun keinginan untuk menjauh dari modernitas begitu kuat dalam dirinya. Belakangan diketahui ia mulai tinggal di gua pada pertengahan 1990-an. Barulah pada tahun 2009 ia tinggal secara permanen di gua dengan memberikan semua harta miliknya kepada orang lain.
Daniel mulai dikenal publik setelah tampil di Only Human. Pada program tersebut ia mengatakan telah meninggalkan pekerjaanya di kota dan memutuskan tinggal di luar rumah.
“ Saya memilih tinggal di luar rumah. Saya tinggal di gua hanya dengan beberapa barang primitif,” ujarnya, dilansir dari India Times.

Saat pertama kali memutuskan tidak menggunakan uang, ia pun mengeluarkan semuanya dari saku celana dan meletakkan di atas bilik telepon umum. Dengan harapan seseorang akan mengambilnya.
“ Saya mengeluarkan uang dari saku saya dan pergi ke bilik telepon di Pennsylvania. Saya meletakkanya di atas telepon berharap seseorang akan mengambilnya," ujarnya.
Ia kembali menambahkan jika selama tinggal di gua, pemerintah tidak pernah memberinya bantuan apapun.
(Sah, Laporan: Nur Rahma)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?