Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Buah Manis Jadi Ojol 6 Pagi Sampai 11 Malam, Kini Bisa Bangun Vila Terbesar Di Desa
Dream - Bekerja keras tak mengkhianatai hasil, itulah yang dialami pria satu ini. Bekerja sebagai driver ojek online (ojol) dari pagi sampai malam akhirnya ia bisa membangun vila terbesar di desanya.
Pria bernama Quych itu akhirnya berhasil membangun vila megah bahkan terbesar di tempat tinggalnya berkat kerja kerasnya dari pagi hingga malam hari.
Vila tersebut dibangun di desa Ngoc Vi, Vietnam. Quych butuh waktu tiga tahun membangun hunian mewahnya. Desain rumah dan kontruksi bahkan dia rancang sendiri.

Hanya untuk bagian yang membutuhkan mesin khusus, barulah Quych meminta bantuan orang yang lebih terampil.
Dikutip dari yan.vn, Quych sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek di terminal bus My Dinh dari pukul 6 pagi sampai pukul 11 malam. Berapa pun uang yang ia terima, selalu ditabungnya.

" Awal konstruksi pada Januari 2018. Saat itu, itu adalah rumah tua 4 tingkat. Saya memutuskan untuk membongkarnya dan membangun yang benar-benar baru," ujarnya.

Quych mengaku pernah bekerja di bidang konstruksi. Berkat pekerjaan itulah dia bertemu dengan istrinya dan menjadikan bekal untuk membangun rumah gedongnya. Selama pembangunan rumah, sang istri juga antusias membantu suaminya.
" Pada hari kerja, saya bekerja di perusahaan seperti biasa. Di akhir pekan, saya memanfaatkan waktu istirahat untuk memindahkan pasir dan mencampur mortar," tutur istri Qyuch

" Saat mulai membangun villa ini, mereka hanya memiliki uang tunai Rp255,2 juta. Setelah itu, mereka bekerja, mereka menabung untuk membangun rumah," ujar ibu Qyuch.
Karena pasangan itu bukan ahli dalam membuat vila, kediaman Quych memiliki banyak detail yang membingungkan dan sering dibicarakan warga sekitar. Namun Quych dan keluarganya tak memperdulikan hal tersebut.
Begitu diposting, vila Quych mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Menurut Quych, masih ada beberapa area di rumah yang belum selesai.
Setelah konstruksi selesai, dia pasti akan mengundang semua orang untuk mengunjungi vilanya nanti.
Laporan: Cika Puspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya