Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Bukannya Senang, Pria Ini Malah Maki Istri Yang Langsung Hamil Usai Menikah
Dream - Memiliki momongan merupakan salah satu keinginan bagi sebagian pasangan yang telah menikah. Bahkan tak sedikit orang yang rela melakukan segala hal untuk memiliki anak.
Mulai dari mengikuti program kehamilan hingga rela menunggu bertahun-tahun. Namun yang dialami pasangan satu ini justru beda dari yang lain.
Bukannya senang sang istri hamil setelah menikah, suami ini malah memakinya karena belum punya penghasilan cukup.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat pria itu menangis sambil mengguncang-guncangkan bahu istrinya di depan sebuah rumah sakit di provinsi Hubei, China. Sang suami marah karena mengetahui istrinya tengah hamil.
" Pernikahan macam apa ini? Bukankah lebih baik melajang? Apakah kamu bodoh?," ucap pria tersebut emosi.
Tidak jelas apakah dia memarahi istrinya atau dirinya sendiri, tetapi setelah mengucapkan kata-kata itu, sang istri langsung menangis dan pingsan tepat di luar rumah sakit.

Dilansir dari Thaiger, pasangan tersebut baru saja menikah. Suami membawa istrinya yang sedang tidak sehat ke rumah sakit. Mereka baru mengetahui jika sang istri sedang hamil.
Kabar yang seharusnya disambut oleh suka cita itu malah dibalas kata umpatan dari sang suami.
Pria itu merasa keuangannya belum mencukupi untuk punya anak. Ia seolah tak menerima jika istrinya hamil.
Diketahui, sehari-hari sang istri tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga. Dia tidak memiliki penghasilan dan mengandalkan gaji bulanan suaminya.
Ketika sang suami menghitung pengeluaran mereka ke depan, dia merasa kewalahan. Sang suami mengetahui bahwa istrinya baru saja membeli satu set kosmetik mahal seharga Rp8 juta.
Sang istri dengan santainya meminta uang pada suaminya untuk membayar kosmetik tersebut. Kemudian mereka juga memiliki pinjaman mobil.
Setiap bulannya pria tersebut memberikan Rp10 juta kepada istrinya. Rasa emosi dan putus asanya tumbuh, sang suami mempertimbangkan untuk bercerai.
Namun dia mengurungkan niat karena pernikahan baru seumur jagung. Mereka tidak ingin mengecewakan orangtua dengan berpisah begitu cepat.
Tanpa dana untuk menghidupi dirinya sendiri dan takut kehilangan anak mereka yang belum lahir, pria itu pun emosional dan marah pada istrinya.
Namun kemudian dia merasa bersalah karena khawatir terjadi sesuatu pada bayinya yang belum lahir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam