Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sarkofagus 2.000 Tahun Dibuka (boldsky.com)
Dream - Tim arkeolog menemukan peti mati batu atau sarkofagus diperkirakan berusia 2.000 tahun di Alexandria, Mesir awal bulan ini. Saat dibuka, terdapat tiga kerangka jenazah yang terendam dalam cairan aneh berwarna merah.
Penemuan itu menimbulkan sejumlah spekulasi di kalangan ilmuwan. Ada yang menyebut cairan itu merupakan 'solusi hidup', ada pula yang mengatakan sebagai 'jus mumi'.
Kementerian Peninggalan Antik dan Kuno Mesir, menyatakan cairan tersebut bukan berasal dari jasad yang ada di dalam sarkofagus. Bukan pula merkuri merah yang terkenal itu.
Cairan berwarna merah itu diyakini hanya sebah limbah.
"Makam dan sarkofagus batu di dalamnya tidak berisi bagian-bagian yang tersisa dari Aleksander Agung seperti yang diperkirakan oleh orang-orang," demikian pernyataan resmi kementerian, dikutip dari boldsky, Selasa 24 Juli 2018.
Sejumlah laporan media menyebut banyak pihak mengingatkan tentang adanya kutukan jika sarkofagus itu sampai dibuka. Tetapi, pihak kementerian mengabaikan peringatan tersebut.
Laman Independent melaporkan sarkofagus itu terbuat dari batu hitam. Di dalamnya terdapat tiga kerangka manusia.
Beberapa hari usai pemberitaan tentang penemuan tersebut di sejumlah media, netizen ramai mengajukan permintaan untuk mendapatkan cairan itu. Sebagian dari mereka meyakini cairan itu memiliki khasiat tertentu.
"Kita harus meminum cairan merah dari sarkofagus kusam itu seperti minuman berkarbonasi atau minuman mengandung kafein sehingga kita bisa mendapatkan kekuatannya," kata permintaan netizen online.
Sejumlah sejarawan mengatakan Alexander Agung, yang merupakan penguasa dan pendiri kerajaan Mesir kuno, mati muda, Tetapi jasadnya tidak ditemukan.
Sejumlah catatan pra-sejarah menyatakan Alexander pernah berwasiat jenazahnya dilemparkan ke Sungai Eufrat. Tetapi para sejarawan yakin tampaknya pengikut Alexander meletakkan jasad raja besar itu di sebuah makam yang akan ditemukan suatu hari nanti.
(Sah, Laporan: Rahma Yultus)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
