Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Statsiun Luar Angkasa Internasional (sumber: Breitbrat.com)
Dream - Untuk pertama kalinya, lembaga antariksa Amerika Serikat (AS) NASA berhasil mengirim video berdefinisi tinggi melalui sinar laser dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ke bumi. " Hello, World!" itulah pesan dari ISS.
Video berukuran 175 megabit itu dikirim melalui teknologi yang dikenal sebagai Optical Payload for Lasercomm Science (OPALS).
NASA mengatakan tujuan dari penggunaan teknologi baru tersebut adalah untuk meningkatkan efisiensi penerimaan data di Bumi dari ruang angkasa. NASA menjelaskan teknologi laser itu sama halnya dengan " upgrade dari koneksi dial-up ke DSL." Teknologi OPALS disebutkan memiliki kecepatan transfer rata-rata 10 sampai 1.000 kali lebih cepat daripada sistem komunikasi ruang angkasa saat ini.
" Sangat luar biasa bisa menyaksikan berkas sinar laser itu ditembakkan dari stasiun ruang angkasa," kata manajer misi OPALS, Jet Propulsion Laboratory di California seperti dikutip dari laman Breitbrat, Minggu, 15 Juni 2014.
NASA mengatakan teknologi OPALS membutuhkan akurasi yang tepat sementara ISS bergerak pada kecepatan rata-rata 17.500 mph. Hal tersebut seperti seseorang yang mencoba untuk mengarahkan sebuah " laser pointer ke ujung rambut manusia sejauh 30 meter dan melakukannya sambil berjalan."
Teknologi OPALS diangkut ke luar orbit bumi di luar angkasa melalui pesawat ruang angkasa SpaceX Naga. SpaceX adalah sebuah perusahaan transportasi ruang angkasa swasta yang berbasis di California. Beberapa tahun belakangan ini, NASA memang mengandalkan pihak swasta dan sistem milik Rusia untuk meluncurkan teknologinya ke ruang angkasa. Akibatnya, banyak yang menyalahkan perubahan prioritas NASA tersebut kepada pemerintahan Obama.
Pada tahun 2010, Administrator NASA Charles Bolden mengatakan agenda " terpenting" NASA adalah untuk memperbaiki hubungan dengan dunia Muslim. Sebuah inisiatif yang diklaimnya secara pribadi telah dimandatkan kepadanya oleh Presiden Obama.
Bolden menegaskan Presiden ingin NASA membuat Muslim " merasa baik" tentang " kontribusi bersejarah" mereka kepada dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya