Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Proyek Perluasan Tengah Dilakukan Di Sekitar Masjidil Haram (www.Arabianbusiness.com)
Dream - Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan rencana pemberlakuan keamanan yang komprehensif untuk menangani gelombang peziarah ke Makkah yang dipastikan memuncak selama bulan suci Ramadan.
Rencana itu termasuk mengantisipasi kemungkinan desak-desakan di Masjidil Haram dan beberapa proyek perluasan yang sedang berjalan di sekitar lokasi.
Pihak berwenang kota Makkah menyatakan telah mulai bersiap-siap melakukan manajemen kerumunan dan kontrol lalu lintas di Kota Suci menjelang Ramadan.
Menteri Urusan Kota Pangeran Mansour bin Miteb seperti dikutip dari laman Arabnews.com, Sabtu, 14 Juni 2014, mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Makkah pada hari Kamis dengan para pejabat tinggi kota dan polisi Makkah. Pertemuan tersebut fokus pada kenyamaan para peziarah dalam menjalankan aktivitasnya tanpa terganggu oleh proyek perluasan di sekitar Masjidil Haram.
Pangeran Mansour juga mengarahkan para pejabat terkait untuk menyusun sebuah rencana yang memungkinkan peziarah dan jamaah dapat melaksanakan umrah dengan lancar selama bulan Ramadan.
Salah satu pejabat kota Makkah, Osama Al-Zaitoony mengatakan pihaknya bersama polisi sedang membahas manajemen kerumunan yang cocok untuk diterapkan di tengah pembangunan perluasan Masjidil Haram dan sekitarnya. Selain itu mereka juga membahas mengenai persiapan haji tahun ini.
Kolonel Ali Zahrani dari divisi polisi lalu lintas mengatakan pihaknya telah membuat pengaturan lalu lintas yang rumit untuk memudahkan para peziarah dan pengunjung mengakses Masjidil Haram, dengan tanpa mengganggu proyek perluasan masjid agung tersebut.
Dia menambahkan, semua pengaturan bertujuan untuk kelancaran arus peziarah yang belum bisa diprediksi jumlahnya. Apalagi kedatangan para peziarah selama Ramadan dari berbagai belahan dunia itu bertepatan dengan liburan musim panas.
Sementara itu, Mayor Jenderal Yahya Al-Zahrani, komandan keamanan Masjidil Haram, menyarankan semua penjaga di dalam Masjidil Haram untuk bertugas secara profesional dan melakukan pendekatan manusiawi kepada tamu Allah yang dipastikan meningkat jumlahnya di bulan suci.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
