Hilal Tampak di Sejumlah Wilayah

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 16 Juli 2015 18:52
Hilal Tampak di Sejumlah Wilayah
Sejumlah pos pemantauan Hilal melaporkan telah melihat bulan pada posisi yang mencukupi untuk memasuki Syawal. Lebaran besok ?

Dream - Sidang Isbat penentuan berakhirnya Ramadan dan berawalnya bulan Syawal 1436 Hijriah, masih akan berlangsung. Namun sejumlah laporan di daerah menunjukkan bahwa hilal sudah bisa teramati.

Peneliti Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menyampaikannya dalam paparan posisi hilal Awal Syawal 1436H dalam rangkaian pelaksanaan sidang itsbat (penetapan) awal Syawal 1436H yang digelar Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2015.

“ Ada referensi pelaporan hilal jika hilal awal Syawal 1436H pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2015 teramati dari wilayah Indonesia,” kata Cecep.

Menurutnya, ijtimak (konjungsi matahari dan bulan) terjadi pada hari Kamis (16/07) sekitar pukul 08.24 WIB, atau 09.24 WITA, atau 10.24 WIT. Posisi bulan jauh di selatan matahari.

“ Ketinggian hilal hari ini di Jakarta lebih tinggi dari tinggi hilal di Saudi, tapi umur hilal di Saudi lebih tua dari hilal di Indonesia,” kata dia dilansir dari laman resmi Kementerian Agama.

Ditambahkan Cecep, di seluruh wilayah Indonesia sudah berlangsung ijtimak pada hari ini. Adapun ketinggian hilal awal Syawal 1436H di wilayah Indonesia berkisar antara 1.5 – hampir 3 derajat.

Secara hisab, ketinggian hilal di Pelabuhan Ratu mencapai 3.11 derajat. Umur hilal, 9 jam 26 menit 52 detik, jarak busur 5.72 derajat, dan fraksi iluminasinya 0.32 %. Sementara kriteria visibilitas hilal (imkanurrukyat) MABIMS, tinggi hilal 2 derajat, elongasi Bulan – Matahari 3 derajat atau umur hilal minimum 8 jam.

“ Semua data hisab dari 23 metode juga menunjukan bahwa ijtimak terjadi pada hari ini, pada pukul 18.24 atau 08.25 wib dengan ketinggian signifikan karena di atas 2 derajat,” katanya.

 

Beri Komentar