Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: News.nationalpost.com)
Dream - Bagi masyarakat Indonesia, agak aneh rasanya jika minum kopi dengan mentega sebagai campurannya. Namun di Inggris, minum kopi dengan menggunakan mentega justru sedang menjadi tren terbaru dan diberi nama fat black.
Menurut mereka, minum kopi dengan campuran mentega membuat rasanya menjadi semakin nikmat. Cara penyajiannya, dengan mencampurkan mentega dan kopi dengan takaran satu sendok makan kemudian dicampur dalam satu gelas.
Sejumlah orang Inggris mengatakan minum kopi dengan cara ini bisa membuat perut kenyang jika diminum di pagi hari.
Namun di sisi lain, cara minum kopi yang aneh ini juga memiliki efek samping yang buruk, yakni bisa menyebabkan mual bahkan diare bagi mereka yang tak memiliki daya tahan tubuh kuat.
Awal mula tren fat black ini diperkenalkan oleh pengusaha Dave Asprey yang berpendapat bahwa diet rendah karbohidrat bisa membantu menurunkan berat badan. Ia menganggap minum kopi dengan mentega dapat menjadi formula diet sekaligus meningkatkan stamina.
Dave Asprey mengatakan bahwa kopi yang dipakai sebaiknya kopi organik dengan mentega yang tidak asin. Hasilnya adalah kopi kental seperti krim dengan rasa seperti kelapa.
Secangkir kopi dengan mentega ini mencakup 400-500 kalori yang harus dibakar dengan olahraga.
Untuk saat ini, minum kopi dengan campuran mentega ini kian menjadi tren terutama di kalangan penggiat fitness di Inggris.
Bahkan baru-baru ini tren tersebut telah menjelma menjadi sebuah produk kopi mentega kemasan. Kini produk kopi mentega tersebut banyak dijual di Inggris dan mulai merambah ke Amerika Serikat.
(Sumber: news.nationalpost.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya