Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mahmoud Abbas Dan Xi Jinping (CGTN)
Dream - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengadakan lawatan ke Tiongkok untuk mencari dukungan atas konflik dengan Israel. Abbas disambut Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada Selasa kemarin, 18 Juli 2017.
Keduanya berbincang mengenai kondisi terkini terkait konflik Palestina-Israel. Tiongkok menyatakan dukungan atas penyelesaian konflik politik Palestina didasarkan pada solusi dua negara.
Presiden Xi menyatakan, Tiongkok mendukung penuh Palestina berdiri menjadi negara merdeka yang berdaulat penuh di sepanjang perbatasan 1967, dengan Yerusalem sebagai ibukota.
Tiongkok mengajukan banding atas pemberlakuan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334. Tiongkok juga mendesak Israel menghentikan aktivitas pembangunan permukiman di kawasan pendudukan Palestina.
Tiongkok akan berpartisipasi dan mendukung segala upaya yang kondusif untuk penyelesaian konflik politik Palestina.
" Tiongkok berencana menggelar simposium perdamaian Palestina-Israel akhir tahun ini, untuk memberikan kontribusi kebijaksanaan dalam menyelesaikan masalah tersebut," kata Xi.
Selain itu, Xi menekankan Palestina dan Israel merupakan mitra penting, dan mengusulkan adanya dialog tripartit dengan kedua negara yang kini masih bertikai itu.
Pada kesempatan yang sama, Abbas mengatakan Tiongkok dapat membantu mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, juga mendukung langkah diplomatik untuk menyelesaikan masalah regional tersebut.
Abbas menambahkan Palestina akan mematuhi kebijakan yang dibuat bersama Tiongkok.
Dua pemimpin itu juga saling bertukar pandangan hubungan bilateral Palestina-Tiongkok dan sejumlah isu lain yang menjadi perhatian bersama. Keduanya juga menandatangani sejumlah kesepakatan usai pertemuan dua presiden itu.
Tiongkok membantu Palestina dengan pembangunan lebih dari 40 proyek infrastruktur. Bulan lalu, dua negara menandatangani perjanjian pembangunan jalan untuk Ramallah, kota di utara Yerusalem.
Palestina pun mengharapkan investasi Tiongkok di sektor pertanian, komunikasi dan energi terbarukan.
(ism, Sumber: CGTN)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya