Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© Dream
Dream - Pemerintah, melalui Pertamina, segera menerapkan sistem pengguna tunggal (single user) bagi konsumen yang ingin membeli bahan bakar minyak (BBM). Nantinya, pelat nomor kendaraan yang mengisi BBM akan dicatat.
" Sekarang kami sudah mulai sistem pengawasan dengan menyorot sistem pelat nomor untuk bisa di-record. Nanti bakal ketahuan kendaraan yang bolak-balik mengisi BBM," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, dikutip dari Merdeka, Senin 25 April 2022.
Catatan dari hasil penyelewengan BBM dalam sistem digitalisasi tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan melaporkan ke penegak hukum. Pihaknya pun telah menindaklanjuti kasus penimbunan BBM yang bocor di SPBU.
" Kemarin sudah banyak ditindak oleh kepolisian dalam kasus penimbunan dan layout tangki dari 200 liter menjadi 400 liter. Bisa juga bocor di SPBU. Makanya kita coba tangani," jelas Arifin.
Sebelumnya, Arifin beserta rombongan memantau kondisi sejumlah SPBU di sepanjang ruas tol arus mudik Jawa Barat dan Jawa Tengah. Hasil inspeksi tersebut menunjukkan pasokan dan pendistribusian BBM berjalan aman.
" Kami minta Pertamina mengamankan tangki (SPBU) seoptimal mungkin, persiapan menjelang arus mudik dan balik terutama BBM jenis Solar dan Pertalite. Nanti kita tingkatkan posisi stoknya," kata dia.
Kebutuhan beberapa jenis BBM seperti Pertalite dan Solar diperkirakan akan mengalami peningkatan mendekati puncak libur lebaran dibanding konsumsi rata-rata harian. " Akan ada peningkatan sekitar 12-14%," sambungnya Arifin.
Dream - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan tengah memperiapkan skenario kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite. Kajian dibuat melihat harga minyak dunia yang kian melonjak.
" Nanti tunggu aja. Kita masih mengevaluasi (kenaikan harga Pertalite), karena sekarang harga minyak mentah dunia tinggi di atas USD 100 per liter," kata Menteri Arifin Tasrif, dikutip dari Liputan, Jumat 22 April 2022.
Menurut Arifin, pemberian subsidi kepada BBM jenis Pertalite dan LPG 3 kg sudah sangat memberatkan APBN. Bila harga minyak dunia terus naik, pemerintah berisiko mengeluarkan dana hingga Rp 320 triliun untuk subsidi energi.
" Makanya kita harus hemat energi, hemat untuk memakai mana yang hak mana yang hak. Rp 300 triliun lebih itu kan hak orang banyak," ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat realisasi penyaluran subsidi BBM, gas LPG hingga listrik pada Februari 2022 melonjak hingga Rp 21,7 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, belanja sosial pemerintah tahun ini tidak lagi ditujukan untuk pandemi Covid-19, melainkan untuk subsidi BBM dan kawan-kawannya.
" Bantuan sosial dalam bentuk non targeted ini subsidi BBM, LPG dan listrik sudah disalurkan Rp 21,7 triliun," ungkapnya.
Langkah ini diambil pemerintah, sebab tahun ini terjadi lonjakan harga komoditas. Akibatnya, beban anggaran pemerintah untuk membayar subsidi membengkak. Untuk mengurangi beban tersebut, bantuan sosial diarahkan untuk membantu subsidi energi.
" Penyaluran pada 2020 dan 2021 didominasi targeted bansos, penyaluran by name by address dan UMKM. Sekarang karena lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, maka bansosnya menjadi bentuk subsidi," tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya