Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal (Foto: Herald Sulsel)
Dream - Seorang ayah berinisial ML di Palopo, Sulawesi Selatan nekat mencuri demi biaya pengobatan anaknya yang mengalami kebocoran jantung. Dari barang rampasannya, ML diantaranya menggasak 30 bungkus rokok
Selain puluhan bungkus rokok, ML yang mengaku mengalami masalah kesulitan ekonomi hingga berurusan dengan pihak kepolisian resort (Polres) juga menggasak satu unit TV dan sejumlah uang tunai.
Di hadapan penyidik, tersangka ML mengaku terpaksa mencuri untuk menambah biaya pengobatan anaknya. Setelah ditahan atas kasus pencurian pada 23 September 2022 itu, kini dia dibebaskan oleh kepolisian.
Dia dibebaskan setelah Polres Palopo mengambil langkah restorative justice pada Jumat, 21 Oktober 2022.
Dilansir dari akun resmi Instagram Polres Palopo @humas_polrespalopo, diketahui jika ML telah melakukan berbagai cara demi biaya pengobatan sang anak, termasuk meminjam dan menjual harta bendanya.
Kini MLH hanya bisa pasrah, anak kelimanya harus kembali menjalani perawatan untuk keempat kalinya.
Anaknya telah menjalani tiga kali pemeriksaan dan menghabiskan biaya hingga ratusan juta. Kerabat dan para dermawan juga banyak yang membantunya.
Namun hal itu belum cukup, lantaran sang anak masih harus menjalani pemeriksaan berkala di rumah sakit dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Mengutip laporan media lokal, Herald Sulsel, Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal mengatakan, jika polisi mengambil langkah restorative justice setelah melakukan serangkaian penyelidikan.
“ Setelah kita telusuri kebenarannya, kita melakukan upaya restorative justice dan korbannya juga mengerti, sehingga korban menarik laporannya,” kata Iptu Akhmad Risal, dikutip Dream, Senin, 24 Oktober 2022.
ML mengatakan anaknya telah menjalani tiga kali proses pengobatan dengan menghabiskan uang ratusan juta. Kini putrinya masih harus menjalani perawatan yang intensif.
“ Untuk yang pertama itu saya jual motor, kemudian yang kedua bantuan dari teman dan dermawan lainnya. Terakhir yang ketiga itu, habis ratusan juta,” ujarnya.
“ Seharusnya ini dia (anak ML) harus menjalani pemeriksaan keempat, tapi karna ada masalah ini mungkin terhambat lagi pak,” jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya