Cerita Tragis Mempelai Pria Meninggal Saat Ambil Baju Pengantin di Rumah yang Kebanjiran

Reporter : Sugiono
Kamis, 23 Desember 2021 13:00
Cerita Tragis Mempelai Pria Meninggal Saat Ambil Baju Pengantin di Rumah yang Kebanjiran
Baru akad nikah pada 12 Desember lalu, dan seharusnya melangsungkan resepsi pernikahan dengan sang istri pada 19 Desember.

Dream - Bencana banjir besar yang menghantam sebagian negeri-negeri Malaysia belakangan ini mengakibatkan korban jiwa yang tak sedikit.

Kebanyakan korban yang meninggal dilaporkan karena tenggelam dibawa arus banjir bandang yang sangat kuat dan deras.

Salah satu korban jiwa akibat banjir besar di Malaysia ini adalah seorang pengantin baru bernama Muhammad Syafiq Saharuddin.

1 dari 5 halaman

Pemuda berusia 26 tahun tersebut ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa setelah hanyut oleh arus banjir di sekitar Sungai Labu.

Muhammad Syafiq yang baru akad nikah pada 12 Desember lalu seharusnya melangsungkan resepsi pernikahan dengan sang istri pada 19 Desember.

Namun takdir berkata lain, Muhammad Syafiq tewas terseret arus banjir bandang sebelum menggelar resepsi pernikahannya.

2 dari 5 halaman

Kisah pengantin baru meninggal sebelum menggelar resepsi ini viral setelah salah satu sepupunya mengirim direct message (DM) mengharukan di Instagram kepada seorang desainer terkenal Malaysia, Rizalman.

Melalui pesannya, sang sepupu meminta Rizalman mendoakan almarhum karena termasuk salah satu korban yang meninggal akibat banjir besar pada 18 Desember lalu.

" Dato, sepupu saya baru saja menikah Minggu (12 Desember), dan hari ini (19 Desember) seharusnya menjadi hari resepsinya.

" Tapi dia meninggal saat berusaha menyelamatkan baju pengantinnya. Doakan kami kuat hadapi cobaan ini," bunyi pesan mengharukan sepupu Muhammad Syafiq kepada Rizalman.

3 dari 5 halaman

Kabar menyedihkan ini juga disampaikan oleh fotografer pernikahan yang seharusnya memotret pengantin pria di acara resepsi tersebut.

Melalui cuitan di Twitter, fotografer yang hanya ingin disapa sebagai Nasik Tupe itu mengatakan dia sebelum ini mengirim pesan lewat WhatsApp kepada Muhammad Syafiq namun tidak pernah dibalas.

Padahal sebelum ini, Muhammad Syafiq selalu merespons pesan-pesannya dengan cepat. Apalagi ini menyangkut hari bahagianya bersanding dengan sang istri di acara resepsi tersebut.

4 dari 5 halaman

Nasik bahkan mengaku sudah berada di tempat acara resepsi akan diadakan. Namun tak lama dia didatangi oleh ibu dari Muhammad Syafiq.

Sang ibunda memberitahu bahwa putranya baru saja meninggal karena terseret arus banjir di kampung Baharu Lanjut, Sepang, yang merupakan asal Muhammad Syafiq.

Informasi menyebutkan, Muhammad Syafiq bekerja di bagian pelanggan Malaysia Airports Holding Bhd (MAHB) yang berkantor di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

5 dari 5 halaman

Jenazahnya ditemukan mengambang di Sungai Labu oleh seorang warga sekitar pukul 11 malam waktu setempat.

Muhammad Syafiq terakhir kali terlihat sedang menerobos banjir yang saat itu ketinggian airnya mencapai 1,5 meter untuk mengambil baju pengantinnya. 

Saat jenazahnya ditemukan, tubuh Muhammad Syafiq terlilit tali yang diduga sengaja digunakan untuk mencegahnya terseret arus banjir.

Sumber: IAmLejen

Beri Komentar