Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Paranormal Ungkap Ciri Warung Yang Kena Santet Atau Sihir. (Foto: MStar / Shutterstock)
Dream - Percaya atau tidak, masih banyak orang mengamalkan sihir walaupun dunia sudah memasuki abad 21 dengan segala kecanggihan teknologinya.
Demi mau menjatuhkan 'musuh' atau 'pesaing', segelintir manusia sanggup berbuat apa saja. Salah satunya dengan menggunakan amalan syirik ini.
Salah satu sihir yang tidak asing lagi dalam kalangan masyarakat Asia, khususnya Malaysia dan Indonesia, adalah sihir penglaris. Orang melakukan sihir ini karena timbul rasa iri hati terhadap keberhasilan orang lain alias pesaing.
Melalui sebuah posting di Facebook, seorang paranormal Malaysia berbagi salah satu cara 'populer' yang digunakan seseorang untuk menutup rezeki orang lain.
Disebut sihir panggil uang, paranormal itu mengatakan ilmu ini biasanya dilakukan oleh mereka yang mengusahakan restoran atau warung makan.
" Salah satu sihir yang menggunakan uang untuk menutup bisnis orang lain. Hati-hati pada pengusaha warung atau restoran.
" Sekiranya ada pelanggan bayar uang menggunakan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya di belakang atau di saku... jangan ambil.
" Jika dapat uang begini, pisahkan dari kotak uang lainnya," tulis paranormal sambil mengunggah foto uang kertas yang digunakan untuk tujuan sihir panggil uang.

Foto itu menunjukkan uang kertas yang dilekatkan dengan sebatang lidi pada bagian belakangnya.
Paranormal itu tidak hanya memamerkan bagaimana sihir itu bekerja, tapi juga membagikan cara membatalkannya.
" Jika sudah terkena, cepat-cepat berwudhu. Lalu ambil segelas air, bacakan surah Sulaiman dan Al-Falaq tiga kali, masukkan secubit garam atau sebiji garam kasar dengan mengucap Lahaulawala quwwatailla billah.
" Setelah itu minum, basuh muka dan tangan. InsyaAllah ia akan hilang. Kakek doakan moga pengusaha-pengusaha ini dilindungi oleh Allah," tulisnya lagi.
Posting tersebut mengundang perhatian netizen. Segelintir netizen juga membagikan pengalaman pernah hampir menjadi korban sihir panggil uang.
" Pengalaman saat jualan burger dulu seperti ini. Ada uang 5 ringgit digunting-gunting... terus uang receh di bawah warung dan tanah merah depan warung," tulis seorang netizen.
" Saya dengan suami berjualan, laris sekali. Tapi setiap hari ada uang receh di mana-mana. Selalu saya ambil. Kami jadi tak semangat buat jualan dan sampai satu saat suami menderita sakit kaki yang tak tahu sebabnya," tulis netizen lainnya.

" Saya sebelum berjualan selalu menemukan uang receh dengan uang satu ringgit di lantai warung. Padahal sebelumnya saya selalu sapu dulu dan siram dengan air. Tapi Alhamdulillah ada yang bilang jangan ambil uang itu," tulis netizen berikutnya.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam