Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bayi Lahir Menggenggam Alat Kontrasepsi (Facebook Hai Phong International Hospital)
Dream - Kisah ini aneh tapi nyata: bayi lahir membawa alat kontrasepsi IUD di tangannya. Tentu kalian bertanya-tanya, darimana alat kontrasepsi itu? Jangan mengira bayi itu pergi ke apotek. Tidak!
Kasus ini bukan guyonan, melainkan benar-benar terjadi di Vietnam. Bayi itu lahir di Hai Phong International Hospital pada Selasa pekan lalu. Dalam foto yang diambil sesaat setelah kelahiran, bayi itu terlihat memegang IUD.
Foto bayi yang memegang IUD itu diunggah ke akun sosial media rumah sakit tersebut. Terang saja, foto itu menjadi viral, mendapat ribuan Likes dan komentar. Berulang kali dibagikan.
Kepala Kebidanan Hai Phong International Hospital, Tran Viet Phuong, mengatakan bahwa alat kontrasepsi itu keluar bersama si jabang bayi. Tangan bayi itu menggenggam erat IUD tersebut.
" Setelah persalinan, saya pikir sangat menarik bayi itu memegang benda tersebut, sehingga saya memfotonya. Saya tidak pernah berpikir foto itu bakal menarik perhatian," kata Phuong, dikutip dari laman VN Express.
Lantas dari mana IUD yang dipegang oleh bayi tersebut? Usut punya usut, IUD itu merupakan alat kontrasepsi yang dipasang sang ibu dua tahun silam.
Sang ibu, yang berusia 34 tahun, rupanya tak ingin hamil lagi. Maklum, sebelumnya sudah dua kali melahirkan.
IUD itu sejatinya dipasang untuk mencegah kehamilan. Tapi rupanya tidak berfungsi. Buktinya, wanita itu melahirkan lagi.
Alat kontrasepsi itu bahkan dibawa keluar oleh bayi laki-laki yang lahir dengan berat 3,2 kilogram tersebut.
Menurut Phuong, IUD itu mungkin bergeser dari posisi semula, sehingga tidak efektif untuk mencegah terjadinya pembuahan. Akibatnya, wanita itu mengandung.
IUD, yang juga disebut koil, mencegah sperma untuk membuahi sel telur dan dapat bekerja dengan melepaskan tembaga atau hormon, menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat untuk sperma.
Perangkat ini dimasukkan ke dalam rahim dan dapat bertahan lima hingga sepuluh tahun. Alat ini diyakini 99% efektif mencegah kehamilan selama waktu tersebut.
Wanita yang hamil saat meggunakan IUD sangat jarang. Hanya ada satu banding 100 wanita yang mungkin mengalami kerusakan alat tersebut.
Kehamilan bisa terjadi jika alat tersebut berpindah dari posisinya atau jika penggunaannya sudah melalui batas waktu yang ditentukan.
Kehamilan bisa juga terjadi karena wanita itu melakukan hubungan intim tanpa kondom kurang dari tujuh hari setelah alat dipasang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya