Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dana Tipis Mau Bangun Rumah, Ustazah Ini Rela Jadi Tukang Bangunan (mStar)
Dream - Ustazah ini rela melakukan pekerjaan kasar sebagai tukang bangunan. Dia tak sedang mencari sensasi, pekerjaan yang biasanya digeluti kaum pria itu dijalani demi memiliki rumah sendiri.
Ustazah bernama Auni Hazwani Faizun itu memutuskan membangun sendiri rumah seluas 1.200 m2. Keputusan ini diambil karena mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tukang bangunana.
“ Saya tidak pernah bertanya kepada tukang berapa total biaya untuk membangun rumah, tapi yang pasti biaya bahan bakunya mahal karena barangnya naik, kalau upahnya lebih dari itu (mahal),” katanya, dikutip dari mStar.
Wanita asal Malaysia itu mengaku sempat ingin mengurus peminjaman uang ke bank, namun gagal karena prosesnya cukup sulit.
“ Karena saya tidak bisa mendapatkan pinjaman bank, saya menggunakan semua uang gaji yang saya dapatkan dari mengajar alquran dan Fardu Ain di asrama," tuturnya.

Auni mengatakan, rumah yang ia bangun berada di tanah pemberian ibunya. Awalnya, ia dibantu oleh sang ayah dan saudaranya. Namun kini Auni sepenuhnya membangun sendiri rumah impian itu.
“ Saya mulai sejak September tahun lalu dengan menaikkan tiang rumah. Bagian ini saya dibantu ayah dan saudara saya karena tiangnya berat. Saat itu ada pengikatan batu bata tetapi berhenti sebentar karena saya dirawat di rumah sakit. Jadi, 27 Agustus saya baru mulai kembali ke dinding dapur yang terputus sebelumnya," ungkapnya.

Ia mengaku tidak punya pengalaman membangun rumah. Dirinya hanya belajar dan mencari referensi lewat video Youtube.
“ Saya tidak punya pengalaman, tapi sebelumnya saya pernah merenovasi dapur rumah ibu saya dan memasang bata sendiri. Jadi dari situ saya belajar. Pada saat yang sama, saya selalu melihat tukang campur semen untuk meninggikan tembok,” ujarnya.
Auni sendiri mengaku telah menyukai aktivitas berat dan ekstrim sejak kecil, sehingga membangun rumah bukanlah tantangan besar baginya. Ia berharap, rumah impiannya itu dapat selesai pada akhir tahun.
“ Saya bilang tidak terlalu susah membangun rumah ini, karena saya sudah terbiasa dengan hal-hal yang sulit. Yang berat hanya mencampur semen, jadi saya hanya melakukannya dalam jumlah kecil. Alhamdulillah, dinding dapur berhasil diselesaikan dalam waktu tiga hari. Saya akan menyiapkan bagian lainnya sesuai dengan keuangan saat ini," tambahnya.
Kisah Auni yang rela menjadi tukang bangunan demi membangun rumah sontak menarik perhatian warganet. Tak sedikit yang memuji usaha wanita Auni.

" Ibu saya berpesan, saya harus mencari yang seperti ini nanti."
" Sial! Dia lebih cantik dariku. Aku juga ingin membuat rumahku sendiri."
" Beruntungnya punya istri seperti ini, keluarkan modal untuk membeli barang... rumah sudah jadi"
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya