Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aidil Ketika Menjadi Badut Di Jalanan (Foto: Instagram @rumahyatim)
Dream - Rutinitas seorang anak ketika masih berusia sekolah umumnya akan langsung pulang, makan siang, dilanjutkan istirahat dan bermain di sore harinya. Beberapa anak bahkan dijemput orang tua atau asisten rumah tangga ketika sudah pulang sekolah.
Namun kebiasaan itu akan menjadi sebuah kemewahan bagi seorang bocah laki-laki bernama Aidil. Di usia 13 tahun, Aidil yang merupakan seorang piatu harus langsung banting tulang mencari uang setelah menjalani rutinitas sekolah.
Di usianya yang terbilang masih remaja, pemikiran Aidil ternyata melebihi usia biologisnya. Aidil berusaha sudah bertanggung jawab untuk kehidupan keluarga karena sang ayah yang tak bisa bekerja lantaran sakit.
Untuk membuat kehidupan keluarga terus berjalan Aidil mencari uang dengan menjadi badut di jalanan. Bermodal kostum badut berbentuk boneka Teddy Bear, Aidil berharap dari kemurahan hati pengendara yang lewat untuk bisa makan sehari-hari.
Sosok Aidil, remaja di balik badut berwujud boneka Tedy Bear warna coklat ini dibagikan akun Instagram @rumahyatim pada Kamis, 10 Maret 2022.
Menjadi tulang punggung di usia belia, Aidil mendapatkan uang setiap harinya berkisar Rp5ribu-10 ribu. Uang ini digunakan untuk keperluan sekolah dan biaya makan bersama ayahnya.

Berlenggak-lenggok di jalanan, menghibur para pengguna jalan bersama kostum badutnya. Aidil tak malu melakukannya. Semua dilakukan Aidil semata demi ayahnya. Ia tak mau kehilangan ayah setelah ibunya berpulang
" Kak Ayah sering sakit, Ayah udah tua, Aidil ga mau kehilangan Ayah, Aidil rela lakukan apapun demi ayah sehat," cerita Aidil.
Dalam keterangan informasi postingan, ayahnya menderita sakit karena usianya yang sudah lanjut. Ketika berusaha untuk bekerja, sang ayah sering kali pingsan bahkan napasnya sering terengah-engah.

Sering melihat sang ayah batuk, Aidil menyarankannya untuk beristirahat agar sembuh dari sakitnya.
Harapan Aidil untuk kesembuhan sang ayah memang sangat besar. Kepada orang yang merekam kisah hidupnya, bocah ini berpesan jika ada orang yang ingin memberikan sumbangan untuk menyerahkan bantuan langsung kepada ayahnya.
" Nanti kalau dapat bnatuan tolong kasih ke ayah aja ya bang, ayah udah tua batuk batuk, Aidil kasihan, harusnya ayah istirahat, tapi nanti mau makan apa,” ucap Aidil dengan mata yang berkaca-kaca karena menahan tangis.
Rekaman video ini mendapatkan banyak respon dari warganet yang iba dan tak tega melihat Aidil. Bahkan para warganet yang membanjiri kolom komentar di unggahan ini pun ramai-ramai meminta alamat Aidil untuk memberikan bantuan.

“ Halo Assalamualaikum min DM alamat Aidil ya, terimakasih,” tulis warganet.
“ Alamatnya dimana ini kk?,” tulis warganet.
“ Minta alamat nya ka,” tulis warganet.
“ Alamatnya dimana ini kk?,” tulis warganet.
“ anak baik anak hebat, sehat selalu ya dek! semoga setiap keringat yang keluar dari tubuh kamu menjadi ladang pahala dan kesuksesan untuk kamu kelak dan semoga ayah kamu segera di berikan kesembuhan ya sayang,” tulis warganet.
Sumber: Instagram @rumahyatim
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya