Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kades Ngamuk Lihat Siswa SD Terlantar Nunggu Guru 'Jangan Ngawur Mendidik' (Foto: Merdeka.com)
Dream - Barno, Kepala Desa (Kades) Bringinan, Jambon, Ponorogo, Jawa Timur, ngamuk. Bukan tanpa alasan, Barno berang kepada tenaga pengajar di desanua.
Dia kesal karena melihat anak-anak berseragam sekolah yang tengah duduk menunggu. Anak-anak yang dilihatnya terlantar di depan kelas.
Saat itu waktu menunjukkan pukul 07.15 WIB, tetapi belum ada satu pun guru atau kepala sekolah yang datang dan terlihat.
Video momen itu dibagikan oleh Barno ke Facebook lewat akunnya, Rahardi Subarno Barno. Melalui unggahan itu, ia memperlihatkan situasi SD Negeri Bringinan pada pukul 07.15 WIB.

Barno mengungkap, di waktu yang seharusnya para siswa sudah masuk, tapi tak ada guru maupun kepala sekolah yang berada di lokasi.
" Sabtu tanggal 5 Maret 2022, ini sudah jam 7 lebih 15 menit. Guru belum ada, kepala sekolah belum ada," terangnya.
Situasi tersebut membuatnya marah lantaran para siswa harus menunggu kedatangan para guru di luar kelas. Barno tak terima. Menurutnya, aturan di Sekolah Dasar haruslah jelas.

Di akhir video yang dibagikannya, Barno meminta para guru tidak sembarangan mendidik murid-muridnya.
" Anak-anak terlantar. Saya selaku Kepala Desa tidak terima kalau caranya seperti ini. Masuknya jam berapa harus jelas, jangan ngawur mendidik. Terima kasih," kata dia.
Video ini pun menjadi viral dan mendapat perhatian publik. Banyak warganet yang memberikan dukungan kepada sang Kades. Tak sedikit dari publik yang merasa miris melihat para siswa saat harus menunggu di luar kelas.
" Up pak lurah," tulis warganet.
" Astaghfirullah," tulis warganet.
" Ya Allah, nelangsa. Pintu pun belum dibuka," tulis warganet.
" Guru yang harusnya jadi panutan anak didiknya, kenapa memberi kesan yang sangat kurang bagus. Jam 07:15, belum ada pintu terbuka, guru-guru belum berdatangan," tulis warganet.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya