Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Ini kisah haru setelah terjadi gempa besar di Jepang. Saat tentara dan tim penyelamat jepang mencari satu persatu korban gempa di reruntuhan bangunan, menemukan sebuah keajaiban.
Tim penyelamat semula mendatangi reruntuhan sebuah rumah warga. Namun mereka hanya melihat perempuan muda yang tengah bersujud. Tangannya tampak menopang badan agar tidak membenur ke lantai. Sementara pungung dan kepalanya telah tertimpa reruntuhan.
Petugas penyelamat tak bisa masuk dalam reruntuhan itu. hanya bisa menggapai dengan tangan. Namun sayang, perempuan muda itu tak menunjukkan tanda-tanda hidup. Sehingga petugas meningalkannya, karena memang prioritas waktu itu mencari korban selamat dulu.
Tim penyelamat mendatangi rumah selanjutnya, namun tak menemukan korban selamat. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah tempat perempuan muda itu ditemukan.
Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, " Anak kecil! Ada anak kecil!"
Seluruh tim penyelamat pun mendekat. Mereka bekerja bersama-sama, dengan hati-hati menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Setelah proses pembersihan ditemukan bayi 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya.
Ternyata wanita itu telah berusaha menyelamatkan anaknya dengan cara bersujud. Saat diselamatkan, bayi itu masih tidur pulas. Dokter pun dengan cepat datang ke lokasi. Setelah selimut itu dibuka, ternyata ada sebuah ponsel. " Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu," demikian pesan yang tertulis dalam layar ponsel itu.
Baca kisah selengkapnya di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya