Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Letda Inf Figgy Heryansyah Dan Keluarga (Foto: Merdeka.com)
Dream - Setiap orang tua pasti selalu menginginkan hal terbaik untuk sang anak. Bagi para prajurit ini, kesuksesan sang anak merupakan hal yang membuat mereka bangga meski pangkat yang tersempat dipundak buah hati mereka lebih tinggi.
Deretan ayah ini tentu bangga memiliki seorang anak yang dilantik menjadi seorang prajurit perwira. Rasa bahagia jelas terpancar dari wajah mereka.
Melansir dari merdeka.com, Kamis 1 April 2021, berikut deretan kisah anak yang pangkatnya lebih tinggi dari orang tua.

Tak ada yang tak mungkin bisa dicapai. Sersan satu Agus Gunawan, anggota BABINSA Koramil 06/MS Kodim 0201 BS patut berbangga hati melihat sang anak dilantik menjadi seorang perwira TNI. Jabatan tersebut lebih tinggi dibanding dengan dirinya.
" Meski hanya berpangkat Sersan, beliau memiliki putra berpangkat Letnan Dua yang baru saja dilantik dalam Prasetya Perwira PK TNI Tahun 2020," tulisnya dalam video.

Sang anak juga tetap bangga hati meski ayahnya memiliki pangkat yang lebih rendah darinya. Saat pelantikannya pun, dia tetap memberikan hormat kepada sang ayah. Tak lupa pula, pria berpangkat Letnan Dua ini mencium kaki kedua orang tuanya.

Letda Inf Figgy Heryansyah diketahui memiliki pangkat yang lebih tinggi dari ayahnya, Serda (HAR) Sahidin. Meski demikian, Letda Inf Figgy tetap begitu menghormati sang ayah.
Dalam unggahan video itu, tampak sang ayah memberikan hormat pada anaknya. Kemudian, perwira muda berpangkat Letda itu pun membalas dengan hormat dan memeluk sang ayah.
" Terima kasih buat Bapak ini, karena telah mendidik anak dengan benar, hingga menjadi perwira. Meskipun dia anaknya, sebagai kopral dia harus hormat kepada sang anak yang pangkatnya lebih tinggi. Karena itu sebuah aturan dalam kemiliteran," tulis akun @rasjogja di tahun 2018.
Sumber: merdeka.com
Dream - Menjadi seorang anggota TNI merupakan kebanggaan bagi sebagian orang. Terlebih jika memiliki prestasi cemerlang di institusi tersebut. Seperti beberapa perwira TNI berikut ini.
Perwira TNI berikut ini memiliki prestasi yang membanggakan di institusi TNI. Mereka berhasil menjadi lulusan terbaik di Akademi TNI angkatannya.
Perwira TNI berikut adalah ayah dan anak yang sama-sama berhasil menjadi lulusan terbaik di Akademi TNI.
Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1973. Pria kelahiran 9 September 1949 ini juga merupakan peraih Adhi Makayasa Akmil tahun 1973.
SBY berdinas di TNI sejak tahun 1973 hingga 2001. Ia purna tugas di tahun 2001 karena pengangkatannya sebagai menteri.
Mengikuti jejak sang ayah, putra pertama Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga meraih Adhi Makayasa Akmil di tahun 2000. Pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 ini berdinas di TNI sejak tahun 2000 sampai 2016.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, AHY memilih mundur dari TNI dengan pangkat mayor karena maju di pemilihan gubernur DKI tahun 2016 silam.
Laksamana TNI (Purn) Marsetio adalah Kepala Staf TNI Angkatan Laut ke-24. Marsetio menjabat sebagai KSAL pada 17 Desember 2012 sampai 31 Desember 2014.
Pria kelahiran Jakarta, 3 Desember 1965, ini juga merupakan peraih Adhi Makayasa tahun 1981. Marsetio aktif berdinas di TNI AL sejak tahun 1981 sampai 2014.
Putra Laksamana TNI (Purn) Marsetio juga mengikuti jejak sang ayah. Rian Risky Putrantio yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) berhasil meraih predikat lulusan terbaik angkatan 56 tahun 2011.
Pria kelahiran Surabaya, 3 April 1989, ini menerima penghargaan Adhi Makayasa yang diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 12 Juli 2011 lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya