Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Detik-Detik Menegangkan Jembatan Gantung Putus Saat Warga Asyik Nonton Lomba 17 Agustus
Dream - Nasib nahas dialami para warga di Kalimantan Barat saat asyik menyaksikan lomba memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-78. Jembatan gantung yang mereka gunakan untuk menonton warga yang tengah berlomba mendadak putus hingga menjatuhkan semua orang di atasnya.
Peristiwa itu terjadi di Desa Nanga Mentukak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) saat warga tengah mengikuti lomba Agustusan, pada Kamis 17 Agustus 2023.
Dilansir dari Suara Kalbar, jembatan tersebut putus akibat banyak warga yang berada di atas jembatan yang menyaksikan perlombaan menangkap bebek di sungai itu.
Camat Nanga Taman, Gunawan, mengatakan lomba tangkap bebek tersebut digelar di sungai yang berada di bawah jembatan. Saat itu sejumlah warga sedang asyik menonton dari atas jembatan.
Namun tiba-tiba jembatan tersebut putus hingga menyebabkan puluhan warga yang sedang berada di atas jembatan terjatuh ke sungai. Beberapa warga yang berada di bawah jembatan pun ikut terluka.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi menyebut korban segera dievakuasi ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan.
Total sebanyak 28 orang luka-luka dan lima di antaranya mengalami patah tulang akibat peristiwa tersebut.
Dream - Sebuah jembatan rusak di Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut) mendadak viral di media sosial. Jembatan di Pondok Panjang Kayu Besar, Bandar Khalifah itu terlihat dalam kondisi memprihatinkan.
Dalam postingan di akun Twitter @Paltiwest, terlihat jembatan tersebut hanya menyisakan rangka.
Penampakan jembatan tampak hanya seperti potongan-potongan besi di atas sungai tanpa ditutup ataupun alas penahan besi

Meski sudah tak layak pakai, masih banyak kendaraan roda empat yang nekat lewat karena merupakan akses penghubung antara dua kabupaten yakni Sergai dan Batubara.
Kepala Desa Kayu Besar dan warga setempat akhirnya berinisiatif untuk menutup lubang sela-sela besi jembatan menggunakan batang pohon kelapa.
" Miris banget ini Jembatan penghubung Pondok Panjang Kayu Besar, Bandar Khalifah, Serdang Bedagai Sumatera Utara.. Kabarnya sudah pernah memakan korban.. Apa memang harus Pak @jokowi ya baru ini jembatan bisa diperbaiki?!," tulis unggahan tersebut.

Dilansir dari merdeka.com, Jembatan Pondok Panjang ternyata pernah menelan satu korban jiwa atas nama Joniel Situmorang (27) warga Dusun Pondok Panjang, Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang.
Korban yang saat itu hendak menyeberangi jembatan dengan berjalan kaki tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.
Kondisi sungai saat itu sedang pasang laut sehingga debit air cukup dalam dan deras. Korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit, Joniel akhirnya meninggal dunia pada jam 7 malam di ruamhnya.
Warga mengaku sering terjadi kecelakaan hingga menyebabkan korban jatuh ke sungai karena kondisi jembatan yang sudah tak layak pakai.
Pemprov Sumatera Utara melalui Dinas PUPR sudah menganggarkan pembangunan dan renovasi jembatan tersebut.
Meski begitu sampai saat ini belum ada tindak lanjut. Padahal Jembatan Kayu Besar merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar dalam membawa hasil pertanian dan perikanan.
Miris banget ini Jembatan penghubung Pondok Panjang Kayu Besar, Bandar Khalifah, Serdang Bedagai Sumatera Utara..
Kabarnya sudah pernah memakan korban..
Apa memang harus Pak @jokowi ya baru ini jembatan bisa diperbaiki?! pic.twitter.com/zFGoL29OoF— Bang #NalaR ®️ ☕ (@Paltiwest)July 20, 2023
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya