Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Detik-Detik Menegangkan Pawang Ular Di Sumedang Dipatuk Kobra Hingga Meninggal Saat Perayaan Kemerdekaan
Dream - Nasib tragis menimpa Rosandi Maulana, pawang ular asal Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pawang 63 tahun yang akrab disapa Bah Kobra itu meninggal dunia dua jam setelah digigit king kobra peliharaannya.
Insiden itu terjadi saat Bah Kobra sedang atraksi dengan ular-ular berbisa di Desa Bantarmara dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI pada Jumat, 18 Agustus 2023.
Andrian Saputra (29), rekan Bah Kobra, mengatakan, korban terkena gigitan ular king kobra sekitar pukul 22.00 WIB.
“ Korban terkena gigitan di bagian lengan kiri saat pertunjukan sedang berlangsung,” katanya, dikutip dari Radar Bandung, Senin 21 Agustus 2023.
Ular yang baru ditangkap Bah Kobra itu memiliki panjang 3,5 meter dengan bobot mencapai delapan kilogram.
“ Ular yang menggigitnya itu katanya ular yang baru ditangkap dari seputaran Cisarua. Jadi ular yang dipentaskan itu adalah ular yang baru,” ujarnya.
Setelah digigit ular, Bah Kobra belum merasakan efek racun bisa ular. Bahkan ia bisa menyelesaikan pertunjukannya.
Baru sekitar satu jam setelah pertunjukan, Bah Kobra mengeluh sesak nafas dan kejang-kejang. Ia pun segera dibawa ke RSUD Sumedang.
“ Dari Bantarmara itu almarhum langsung ke Puskesmas Cisarua, di situ baru terasa kejang-kejang,” ucapnya.
Nahas, nyawa korban tidak dapat tertolong. “ Jadi korban ini sempat dibawa ke RSUD Sumedang berkat penanganan cepat dari pihak Puskesmas dan Satpol PP. Namun sayang nyawanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada sekitar jam 12.00 malam kurang,” tuturnya.
Andrian mengungkapkan, kepergian Bah Kobra tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga.
Namun juga bagi rekan-rekan, tetangga dan orang-orang yang mengenalnya. Sebab, sosoknya dikenal memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.
“ Almarhum ini orangnya sangat aktif sekali bukan hanya dalam bidang seni dan budaya tapi dalam pemerintahan tingkat kecamatan, sosok almarhum ini jiwa sosialnya sangat tinggi sekali,” terangnya.
Rekan Mufid (23) mengaku kaget mendengar kabar meninggalnya Bah Kobra. Ia mengetahui kabar duka itu dari rekan lainnya.
“ Biasanya kalau tampil Bah Kobra ngajak saya, tapi kalau yang ini saya tidak tahu. Malah dapat kabar jam 2 malam dari teman,” ucapnya.
Meski saat tampil sering digigit ular berbisa, kata Mufid, Bah Kobra selalu selamat. Dia bisa sembuh setelah minum susu beruang dan menyedot racun ular. Namun saat kejadian penanganan Bah Kobra terlambat.
“ Tiap pentas pasti dipatuk ular. Saya juga pernah dipatuk King Kobra, tapi sama abah disedot racunnya. Alhamdulilah selamat,” imbuhnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya