Dream - Sebuah video yang dirilis The Siberian Times baru-baru ini menunjukkan sesuatu yang aneh terjadi di Bely Island, Siberia.
Video tersebut memperlihatkan ilmuwan Rusia Alexander Sokolov dan Dorothee Ehrich sedang menjelajahi pulau. Namun, mereka tiba-tiba langkah mereka terhenti ketika menemukan sepetak rumput yang terlihat menonjol di atas tanah.
Ketika menginjakkan kaki di atas gundukan rumput itu, Sokolov dan Ehrich terkejut. Tanah di bawahnya bergerak-bergerak seperti sebuah trampolin atau plastik besar berisi air sedang diinjak.
Total, Sokolov dan Ehrich menemukan 15 gundukan serupa di seluruh Bely Island. Penasaran, mereka segera melakukan pemeriksaan terhadap beberapa gundukan aneh itu. Mereka kemudian 'menusuk' gundukan-gundukan tersebut.
Kaget, ternyata...
© Dream
" Ketika ditusuk, gundukan-gundukan itu mengeluarkan gas metana dan karbon dioksida dari lubangnya. Sejauh ini tidak ada penjelasan lebih jauh yang diberikan kedua ilmuwan Rusia itu," tulis The Siberian Times
Terdapat sejumlah spekulasi ilmiah tentang fenomena rumput bergoyang yang ditemukan Sokolov dan Ehrich itu.
Siberia adalah wilayah yang memiliki suhu di bawah nol derajat. Dengan penemuan ini, beberapa peneliti mengatakan bahwa rumput bergoyang itu kemungkinan adalah gelembung bawah tanah yang terbentuk ketika terjadi panas abnormal yang disebabkan oleh lapisan es yang mencair dan melepaskan gas.
Fenomena itu...
© Dream
Fenomena yang disebut dengan istilah Permafrost itu didefinisikan sebagai 'lapisan tanah tebal di bawah permukaan yang tetap membeku sepanjang tahun, terjadi terutama di daerah kutub'.
" Para ilmuwan telah memperingatkan potensi dampak bencana pemanasan global yang mengarah ke lepasnya gas berbahaya yang sampai sekarang membeku di bawah tanah atau di bawah laut ke atmosfer. Ada kemungkinan rumput bergoyang di Bely Island ini adalah proses tersebut yang sedang berjalan," jelas The Siberian Times.
(Sumber: Elitereaders.com)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global