Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Diejek Jadi Kurir Padahal Lulusan Kampus Ternama, Padahal Gajinya Kalah Dari Pekerja Kantoran
Dream - Menjadi lulusan terbaik dari universitas bergengsi di luar negeri bukan jaminan untuk mendapat pekerjaan dengan mudah. Tekanan semakin berat ketika pekerjaan yang diterima tak sesuai dengan gelar yang diperoleh dari universitas bergengsi.
Pengalaman ini dialami pria yang baru lulus dari universitas ternama di China. Ia mengaku putus asa mencari pekerjaan meski lulus dari kampus ternama bahkan salah satu terbaik di dunia.
Kini ia harus menerima cibiran karena bekerja sebagai kurir makanan.
Padahal orang yang mencibir tak tahu jika gaji yang didapatkannya jauh lebih besar dibandingkan karyawan kantoran.
Dilansir dari eva.vn, pria tersebut merupakan lulusan Universitas Tianjin, China. Kampus itu dikenal sebagai universitas bergengsi dengan status kelas dunia.
Banyak orang bermimpi bisa mengenyam pendidikan di kampur tersebut, termasuk pria itu. Ia lolos seleksi dan diterima di jurusan manajemen logistik.
Catatan akademisnya sebagai mahasiswa juga sangat bagus. Namun setelah lulus, dia menjadi kurir makanan.
Beberapa orang mencemoohnya karena tidak maju. Yang lainnya juga menyayangkan pekerjaan yang dia jalani tak sesuai dengan pendidikan yang telah ditempuhnya.
Namun, pria itu tetap pada pendiriannya.
Banyak lulusan universitas dengan tingkat pendidikan tinggi hanya bekerja dengan gaji 3.000 yuan atau sekitar Rp6,3 juta per bulan.
Sementara itu, pekerjaan kurir meski tidak membutuhkan pendidikan dan bukan merupakan pekerjaan yang disegani banyak orang, namun memberikan kesejahteraan baginya.
Selama 3 tahun jadi kurir, pria ini telah memperoleh sekitar 400.000 yuan atau sekitar Rp847 juta. Per bulannya dia menerima gaji sebesar 11.000 yuan atau sekitar Rp23 juta.
Berkat gaji yang luar biasa, ia bisa membeli mobil senilai Rp421 juta dan mengajukan pinjaman untuk membeli rumah.
Bahkan ia punya cukup uang untuk melanjutkan studi S2. Kisah ini viral dan menuai beragam komentar warganet.
" Ternyata kurir bisa menghasilkan uang segitu. Tapi kurir gimana, asalkan dia bisa menghasilkan uang beneran. Banyak orang yang kerja kantoran penghasilannya nggak sebanyak dia."
" Setiap orang harus memikul kekhawatiran akan makanan dan uang. Setiap pekerjaan layak dihormati, asalkan menghasilkan uang melalui usaha Anda sendiri, bukan melanggar hukum."
" Ini sia-sia, kamu tidak bisa melakukan pengiriman makanan sepanjang hidupmu. Itu bukan pilihan yang baik untuk jangka panjang. Dapatkan pekerjaan yang lebih bermanfaat bagi otakmu."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya