Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ajaib, Balita Selamat Dipatok Ular Paling Mematikan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 22 Agustus 2018 15:01
Ajaib, Balita Selamat Dipatok Ular Paling Mematikan
Jaxon Bird digigit di bagian jari kaki saat sedang berada di luar rumahnya.

Dream - Jaxon Bird, 4 tahun, asal Queensland, Australia digigit ular jenis eastern. Ular jenis ini tergolong mematikan di Benua Kanguru tersebut.

Namun sebuah keajaiban terjadi. Bocah ini justru selamat. Dia tidak mengalami tanda apapun sebagai reaksi akibat terkena bisa ular yang beracun.

Rupanya, gigitan ular eastern itu termasuk gigitan kering. Artinya, tidak ada bisa mengalir ke tubuh Jaxon.

Awalnya, Jaxon bersama sang ayah, Josh, sedang berjalan menuju rumah mereka di Gympie, 167 kilometer dari Brisbane. Josh lalu menendang sebuah pipa plastik.

Tiba-tiba, Josh melihat Jaxon merasakan kesakitan. Kaki balita itu terlihat mengeluarkan darah.

" Awalnya saya tidak menduga kalau itu gigitan ular. Saya baru menyadari ketika dia menangis dan mengatakan kakinya sakit," kata Josh, dilaporkan ABC Australia.

 

 

1 dari 3 halaman

Sempat Dikira Dahan

Josh mengatakan semua terjadi begitu cepat. Menurut dia, Jaxon sempat mengaku menginjak sesuatu yang terlihat seperti dahan.

" Secepatnya dia mengatakan ular, saya melihat adanya dua tanda gigitan di jari kakinya dan saya membawanya ke rumah sakit dengan mobil secepat mungkin," kata Josh.

Ular eastern brown

Josh baru yakin anaknya digigit ular setelah melihat luka di kaki balita itu. Dia pun memang pernah melihat ular di sekitar rumahnya.

 

2 dari 3 halaman

Jari Kaki Sempat Membengkak

Begitu sampai di rumah sakit, dokter segera memeriksa Jaxon secara intensif. Sejumlah peralatan juga dipasang untuk melihat sejauh mana reaksi tubuh balita itu terhadap racun ular.

Jari yang digigit ular mulai membengkak. Seorang perawat lali mengambil sampel darah Jaxon untuk diperiksa di laboratoriun.

Josh mengaku dilanda kekhawatiran yang sangat. Apalagi ular yang menggigit anaknya merupakan salah satu hewan mematikan di dunia.

" Mereka membunuh orang dewasa dalam waktu setengah jam saja, kami tentu sangat khawatir," kata Josh.

Beruntung, dokter menyatakan Jaxon tidak apa-apa. Setelah diperiksa, ular yang menggigit balita itu tidak mengeluarkan racun.

3 dari 3 halaman

Dream - Seekor ular piton sepanjang 7 meter dengan perut membesar membuat geger warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawan, Sumatera Selatan, Selasa kemarin.

Ditemukannya ular piton ini bermula saat warga hendak menuju ke kebun. Ular tersebut di tengah jalan dalam keadaan melingkar tak bergerak. Rupanya sang ular kekenyangan, setelah baru saja menelan mangsa dengan perut membesar.

“ Warga hendak ke kebun, melihat sesosok ular itu, lalu pulang memberitahukan warga yang lain,” ujar Rini, salah seorang warga setempat dikutip dari laman JPNN, Kamis 9 Agustus 2018.

Warga kemudian takut dan berasumsi jika yang ditelan oleh si ular adalah manusia.

Ular gede

Info yang belum benar ini menyebar dan banyak warga berbondong-bondong datang untuk menangkap ular piton tersebut.

Warga kemudian membunuh si ular piton. Setelah mati, perut ular piton dibelek. Ternyata yang di dalam perut hanyalah seekor babi hutan.

" Ular piton ini sudah dibawa dan disimpan dekat rumah warga dan sudah mati. Ular tersebut panjangnya berukuran 7 meter," kata Kepala Desa Bandar Agung, Rian.

Beri Komentar