Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Jaxon Bird, 4 tahun, asal Queensland, Australia digigit ular jenis eastern. Ular jenis ini tergolong mematikan di Benua Kanguru tersebut.
Namun sebuah keajaiban terjadi. Bocah ini justru selamat. Dia tidak mengalami tanda apapun sebagai reaksi akibat terkena bisa ular yang beracun.
Rupanya, gigitan ular eastern itu termasuk gigitan kering. Artinya, tidak ada bisa mengalir ke tubuh Jaxon.
Awalnya, Jaxon bersama sang ayah, Josh, sedang berjalan menuju rumah mereka di Gympie, 167 kilometer dari Brisbane. Josh lalu menendang sebuah pipa plastik.
Tiba-tiba, Josh melihat Jaxon merasakan kesakitan. Kaki balita itu terlihat mengeluarkan darah.
" Awalnya saya tidak menduga kalau itu gigitan ular. Saya baru menyadari ketika dia menangis dan mengatakan kakinya sakit," kata Josh, dilaporkan ABC Australia.
Josh mengatakan semua terjadi begitu cepat. Menurut dia, Jaxon sempat mengaku menginjak sesuatu yang terlihat seperti dahan.
" Secepatnya dia mengatakan ular, saya melihat adanya dua tanda gigitan di jari kakinya dan saya membawanya ke rumah sakit dengan mobil secepat mungkin," kata Josh.

Josh baru yakin anaknya digigit ular setelah melihat luka di kaki balita itu. Dia pun memang pernah melihat ular di sekitar rumahnya.
Begitu sampai di rumah sakit, dokter segera memeriksa Jaxon secara intensif. Sejumlah peralatan juga dipasang untuk melihat sejauh mana reaksi tubuh balita itu terhadap racun ular.
Jari yang digigit ular mulai membengkak. Seorang perawat lali mengambil sampel darah Jaxon untuk diperiksa di laboratoriun.
Josh mengaku dilanda kekhawatiran yang sangat. Apalagi ular yang menggigit anaknya merupakan salah satu hewan mematikan di dunia.
" Mereka membunuh orang dewasa dalam waktu setengah jam saja, kami tentu sangat khawatir," kata Josh.
Beruntung, dokter menyatakan Jaxon tidak apa-apa. Setelah diperiksa, ular yang menggigit balita itu tidak mengeluarkan racun.
Dream - Seekor ular piton sepanjang 7 meter dengan perut membesar membuat geger warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawan, Sumatera Selatan, Selasa kemarin.
Ditemukannya ular piton ini bermula saat warga hendak menuju ke kebun. Ular tersebut di tengah jalan dalam keadaan melingkar tak bergerak. Rupanya sang ular kekenyangan, setelah baru saja menelan mangsa dengan perut membesar.
“ Warga hendak ke kebun, melihat sesosok ular itu, lalu pulang memberitahukan warga yang lain,” ujar Rini, salah seorang warga setempat dikutip dari laman JPNN, Kamis 9 Agustus 2018.
Warga kemudian takut dan berasumsi jika yang ditelan oleh si ular adalah manusia.

Info yang belum benar ini menyebar dan banyak warga berbondong-bondong datang untuk menangkap ular piton tersebut.
Warga kemudian membunuh si ular piton. Setelah mati, perut ular piton dibelek. Ternyata yang di dalam perut hanyalah seekor babi hutan.
" Ular piton ini sudah dibawa dan disimpan dekat rumah warga dan sudah mati. Ular tersebut panjangnya berukuran 7 meter," kata Kepala Desa Bandar Agung, Rian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya