Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Makhluk Aneh Transparan Ini Dikira Lemah Padahal Terdiri Dari Kumpulan Karnivora Kecil
Dream - Seorang penyelam membuat penemuan yang bikin merinding saat berenang malam hari di lepas Pantai Cozumel, Meksiko.
Pedro Valencia merasa takjub sekaligus ngeri melihat makhluk laut aneh tembus pandang yang ditemuinya.

Makhluk tembus pandang tersebut kepalanya besar dan berdenyut, sementara banyak jumbai terlihat mencuat dari tubuh hingga ekornya.
Uniknya, di tiap ujung jumbai yang juga transparan itu, terdapat potongan-potongan 'daging' kecil yang bercahaya.
Namun ada pemandangan aneh di antara potongan 'daging' kecil bercahaya itu. Setelah diamati itu adalah bangkai ikan.

Ikan berukuran kecil itu seolah ikut berenang ke mana pun makhluk transparan yang aneh tersebut bergerak di dalam air.

Banyak yang mengira yang ditemukan Valencia di pantai Meksiko itu adalah sejenis makhluk berbadan tunggal seperti binatang laut lainnya.
Namun yang ditemukan Valencia itu bukanlah makhluk tunggal, tetapi koloni karnivora yang terdiri dari banyak organisme lebih kecil.

Organisme ini bekerja sama untuk bertahan hidup dengan memangsa copepoda, krustasea kecil, dan ikan kecil yang terjebak dalam tubuh mereka.
Makhluk unik tersebut dinamakan Siphonophore. Makhluk laut ini sangat rapuh, dan merupakan pengalaman langka jika bisa melihatnya.
Valencia mengaku pertemuannya dengan Siphonophore yang masih hidup merupakan pengalaman yang mencengangkan.
Penyelam berusia 34 tahun itu kemudian menceritakan detik-detik pertemuannya dengan Siphonophore tersebut.

" Waktu menyelam mencari makhluk untuk direkam, saya melihat sesuatu yang sedikit lebih besar daripada partikel lain yang mengambang di sekitarnya."
" Ketika saya mendekat, saya perhatikan itu bukan satu binatang, tetapi seekor siphonophore dengan ikan yang menempel di sel penyengatnya," ujarnya.
Namun Valencia kaget dengan ikan yang ikut berenang bersama makhluk tersebut. Dia sendiri tidak tahu apakah Siphonophore yang menangkap ikan itu atau ikan itu yang terjebak di jumbai penyengat makhluk laut dalam tersebut.
" Ikan sering menggunakan ubur-ubur sebagai perlindungan, bukan siphonophores. Ini merupakan indikasi bahwa peristiwa ini bukan hubungan simbiosis tetapi lebih merupakan sejenis predator-mangsa," tambahnya.
Sumber: DailyStar
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan