Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Polisi Dan Petugas Pemadam Kebakaran Mengira Mayat Wanita Sebagai Manekin. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Polisi dan petugas pemadam kebakaran di Sherbrooke, Quebec, Kanada, meminta maaf setelah melempar mayat wanita ke dalam bak sampah. Keduanya tak menyadari jika tubuh yang dikira manekin itu ternyata mayat yang tubuhnya terbakar.
Dikutip dari nypost.com, Sabtu 31 Juli 2021, pejabat setempat telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang memalukan tersebut. Polisi menjelaskan bahwa petugas yang berada di tempat kejadian mengira mayat itu sebagai boneka manekin.
Kepala Polisi Sherbrooke, Danny McConnell, mengatakan saksi menyebut ada manekin yang terbakar ketika polisi dan petugas damkar datang di area hutan yang terbakar.
“ Setelah diskusi antara kedua departemen, disepakati bahwa manekin itu akan dibuang ke tempat sampah di layanan kepolisian Sherbrooke, yang tidak bisa diakses oleh masyarakat,” kata McConnell.
Beberapa jam kemudian setelah polisi menanggapi kebakaran, ada pria yang mengajukan laporan orang hilang. Dia sedang mencari sang istri. Ketika ponsel sang istri dilacak, ternyata mengarah ke lokasi kebakaran.
Seorang polisi, lanjut Connell, menarik mayat dari tempat sampah. Mayat ini diidentifikasi sebagai tubuh wanita yang hilang.
“ Kami menyesal tentang situasi ini,” kata dia.
Petugas damkar mengatakan masih berusaha mencari tahu terjadinya keteledoran yang memalukan tersebut. Kepala Departemen Damkar, Stephane Simoneau, mengaku terkejut mendengar kabar itu.
“ Saya cukup terkejut dengan berita ini. Saya bisa mengatakan bahwa seluruh tim saya, seluruh departemen, serta mereka yang ada di sana kaget,” kata Simoneau.
Kasus ini kini ditangani oleh kantor kejaksaan Crown dan pengawas polisi Quebec, Biro Investigasi Independen.
Seorang pakar patologi anatomi, Robert Nicholson, mengatakan tubuh manusia akan kehilangan berat air kalau terbakar. Bentuknya pun tak akan sama dengan manusia normal. Sepintas bisa terlihat seperti manekin yang terbakar.
“ Jadi, orang dengan berat 150 pon akan menjadi 60 pon,” kata Nicholson.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya