Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perusakan Polsek Ciracas
Dream - Pangdam Jaya, Mayor Jenderal Dudung Abdurachman, mengungkapkan perusakan yang terjadi kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu, 29 Agustus 2020 dini hari itu dipicu keterangan palsu oknum TNI, Prada MI.
Menurut dia, kepada rekan-rekannya Prada MI mengaku dikeroyok sementara kepada atasan bilang kecelakaan tunggal.
" Dari hasil investigasi untuk sementara dari handphone yang bersangkutan menyampaikan di grup angkatannya 2017 dari Tamtama menyampaikan yang bersangkutan itu adalah dikeroyok, bukan kecelakaan tunggal," ujar Dudung, dikutip dari Liputan6.com.
Dudung mengatakan di lokasi kejadian, Dandim 0505/JT, Kolonel Inf Rahyanto Edy Yuniarto sempat memberikan penjelasan keterangan awal yang diterimanya adalah kecelakaan tunggal. Tetapi, hal itu malah membuat massa semakin marah.
" Dandim di lokasi dia menyampaikan bahwa Prada MI ini betul-betul kecelakaan tunggal dan mereka nggak terima informasi dari Dandim tersebut, dan mereka melarikan diri menuju Polsek Pasar Rebo melakukan pengerusakan dan lanjut ke Polsek Ciracas," ucap Dudung.
Selanjutnya, Dudung menerangkan sudah memeriksa Prada MI yang dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan keterangan valid. Dari hasil CCTV, visum, dan pengakuan Prada MI, semua mengara pada kecelakaan tunggal.
Menurut Dudung beberapa anggota TNI yang melakukan pengerusakan berusaha mencari pelaku pengeroyokan. Lalu berkembang informasi menyebut pelaku ada di Polsek Ciracas.
" Padahal sebetulnya tidak ada sama sekali dan tidak ada kaitannya dengan kepolisian karena kepolisian pun saat kejadian itu tidak ada di tempat, tapi dari CCTV yang bersangkutan kecelakaan tunggal," kata Dudung.
Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra
Dream - Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Ciracas, Jakarta Timur, diserang oleh gerombolan orang tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu dini hari 29 Maret 2020. Pelaku merusak fasilitas dan juga beberapa unit kendaraan. Bahkan melakukan penganiayaan terhadap dua polisi.
" Malam tadi sekitar jam 1 lewat lah yah, hampir jam 2 itu ada sekelompok orang tak dikenal datang melakukan penyerangan, perusakan di Polsek Ciracas kurang lebih sekitar 100 orang menurut keterangan saksi yang ada," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dikutip dari Merdeka.com.
Sekitar 100 orang yang tidak dikenal itu juga merusak mobil milik Wakapolsek Ciracas. Kemudian merusak ada dua kendaraan, dipecah kacanya, satu bus, satu mobil dinas.
" Lalu membakar dua mobil, satu mobil patroli, satu mobil Wakapolsek, terus merusak kaca lah kaca Polsek ini," kata Yusri.
Usai merusak, para pelaku ini meninggalkan lokasi. Saat di jalan, mereka bertemu polisi yang tengah patroli. Orang tidak dikenal itu kemudian melakukan penganiayaan.
" Saat di jalanan berpapasan dengan ada anggota lagi patroli, Sabhara sama Pam Obvit, kemudian dianiaya. Sekarang ini anggota tersebut dirawat di rumah sakit," imbuhnya.
Terkait kejadian ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi lokasi.
Kapolda Nana Sudjana mengatakan perusakan dilakukan oleh massa yang berjumlah kurang lebih 100 orang. Massa yang sebelumnya melakukan penganiayaan terhadap masyarakat selanjutnya mendatangi Polsek Ciracas.
Polisi saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengantongi rekaman CCTV di sepanjang jalan yang dilalui oleh massa tersebut.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya