Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kasus Pembunuhan (pixabay.com)
Dream - Sebuah kasus pembunuhan sadis terjadi di Filipina. Korbannya adalah seorang wanita pengusaha berusia 54 tahun, Remedios Maer.
Jasad Maer ditemukan bersimbah darah di lantai rumahnya, Villasis, Pangasinan, Dagupan, pada Kamis pekan lalu, sekitar pukul delapan kurang sepuluh menit, malam waktu setempat.
Menurut laman Inquirer, kondisi jenazah Maer yang tergeletak di lantai kamar rumahnya sangat mengenaskan. Selain bersimbah darah, pada tubuh Maer ditemukan sebanyak 17 tusukan.
Polisi juga menemukan fakta mengejutkan di samping jasad Maer. Di lantai, polisi menemukan nama “ Keyung” yang tertulis dengan darah.
Semula polisi tak menjelaskan bagaimana dan siapa yang menulis kata itu.
Laman Coconuts Manila memberitakan, polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan yang menarik perhatian banyak orang itu. Laman itu menulis, sebelum tewas Maer memberikan petunjuk kepada polisi. Tanda yang dimaksud adalah tulisan dari darah itu.
Menurut stasiun radio DWIZ, yang dikutip Coconuts Manila, petugas meyakini tulisan darah itu dibuat oleh Maer sebelum tewas. Laporan DWIZ juga menyebut Maer berada seorang diri saat dihabisi.
Sementara, menurut GMA News, polisi yakin bahwa “ Keyung” adalah nama alias mantan kontraktor yang sebelumnya terlibat konflik dengan Maer. Polisi juga mengaku menemukan bukti Keyung mengancam hendak melukai Maer.
“ Namanya tertulis merupakan bukti yang penting. Kami juga mengumpulkan bukti lain dan menemukan bahwa mereka berdua terlibat konflik dan tersangka mengancam korban,” kata Kepala Polisi Villasis, Inspektur Fernando Fernandez.
Laporan lain menyebut putra maer, Kevin, saat kejadian tak bisa menghubungi ibundanya. Karena itulah dia meminta kawannya untuk menemui Maer, namun yang dijumpai adalah mayat pengusaha itu.
Saat ini, polisi setempat masih mencari pria bernama Keyung. Polisi menduga perkara ini merupakan kasus perampokan yang berujung pada pembunuhan karena tas dan sejumlah uang Maer raib.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya