Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kebakaran Rumah (Foto: Pixabay.com)
Dream – Seorang wanita di Provinsi Hamgyong Utara, Korea Utara, diminta bercerai oleh mertuanya karena mandul. Tak hanya itu, ia juga diminta pergi dari rumah.
Kesal karena perlakuan tersebut, wanita berusia 30-an tahun ini membakar diri dengan bensin yang mengakibatkan rumah terbakar dan satu keluarga tewas, sepertii dilansir dari Mirror.
Pernikahannya yang telah berjalan sekitar lima tahun itu hancur karena sang mertua tidak mau menerima kondisinya yang mandul.
Dengan kasar sang mertua memaksa wanita itu untuk bercerai dari putranya. Tidak terima dengan perlakuan itu, wanita di Korea Utara ini pun nekat melakukan tindakan di luar dugaan.
Diketahui, wanita berusia 30 tahun yang tidak disebutkan namanya ini menikah dengan putra seorang Menteri di Provinsi Hamgyong Utara, Korea Utara.
Lima tahun setelah pernikahan mereka belum dikaruniai anak. Penasaran dengan keadaan menantu, akhirnya sang mertua membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
Di rumah sakit kabar mengejutkan terdengar. Wanita itu dinyatakan mandul oleh dokter. Berita ini pun mendorong para kerabatnya supaya wanita itu diusir dari rumah dan segera menceraikan putra kesayangannya.

Kesal karena diusir dan diminta bercerai, wanita itu akhirnya melaporkan kasus yang menimpanya ke komite partai provinsi.
Musibah berlanjut, ternyata komite tidak bisa memproses pengaduannya. Kemudian wanita ini mengajukan banding ke kantor pusat partai di Ibukota Pyongyang, Korea Utara, namun tetap saja gagal.
Rencana wanita itu gagal karena tidak membawa surat izin perjalanan sehingga terpaksa harus pulang dan tidak bisa mengajukan banding.
Salah seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan setelah kepulangannya dari Ibukota Pyongyang, wanita itu memutuskan untuk bunuh diri di rumah mertuanya.
“ Setelah pulang ke rumah mertua, ia memutuskan bahwa hidupnya sudah tidak berguna. Lantas pada suatu malam ia membakar rumah dengan bensin saat semua keluarga terlelap dalam tidur,” jelas sumber anonim, nama tidak disebutkan karena menyangkut keselamatan jiwa.
Aksi nekat wanita itu mengakibatkan rumah beserta isinya terbakar habis tanpa sisa. Tak terkecuali sang suami, mertua, dan dirinya sendiri tewas dalam insiden mengerikan itu.
“ Wanita itu, mertua, dan suaminya tidak dapat melarikan diri dari api, akhirnya semua tewas, rumah beserta isinya habis terbakar,” jelas sumber anonim yang sama.

Saat rumah terbakar, penduduk sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Para warga pun mengecam keluarga tersebut karena mengusir menantunya yang mandul.
Namun ternyata kisah ini sempat disembunyikan. Pemerintah setempat berusaha menenangkan warga dengan mengklaim kebakaran rumah tersebut adalah kebakaran rumah biasa.
“ Pemerintah Kabupaten Kumya berusaha menutup insiden itu untuk menenagkan warga, sehingga kejadian itu dilaporkan sebagai kebakaran rumah biasa,” masih kata sumber anonim yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya