Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam satu hari, tentu tidak kita habiskan dengan amalan-amalan ibadah saja. Misalnya, tidak mungkin kita sholat sepanjang waktu, atau membaca Alquran.
Kita akan mengisi waktu dalam sehari dengan banyak kegiatan non-ibadah. Bahkan porsinya bisa lebih banyak dari amalan ibadah.
Misalnya saja, kita bekerja, makan, menyapu lantai atau halaman, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini adalah aktivitas harian kita.
Tetapi, sebenarnya kita bisa mendapatkan pahala dari berbagai aktivitas harian itu. Yang pada dasarnya hukumnya adalah mubah atau sekadar boleh dikerjakan namun tak bernilai ibadah.
Agar aktivitas mubah itu bisa mendatangkan pahala, amalkan selalu doa ini.
اللهم ما أعمله في هذا النهار ـ أو في هذه الليلة ـ من خير، فهو امتثال لأمرك، وما أتركه من معصية فهو امتثال لنهيك
Allahumma ma a'maluhu fi hadzan nahari, au fi hadzihil lailati min khoir fa huwa imtitsal li amrika, wa ma atrakuhu min ma'shiyati fa huwa imtitsal li nahyika.
Artinya,
" Ya Allah, perbuatan baik yang saya kerjakan siang hari atau malam hari ini karena mengikuti perintah-Mu. Perbuatan maksiat yang aku tinggalkan itu semata-mata karena menjauhi larangan-Mu."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Tak ada yang bisa lepas dari kesalahan dan dosa. Tentu, setiap dari kita ingin menghapus dosa-dosa itu. Sayangnya manusia adalah makhluk lemah yang selalu lupa.
Terkadang kesibukan dunia membuat manusia lupa untuk berpasrah. Lupa untuk berserah dan memohon ampunan kepada Allah.
Langkah tobat bisa kita lakukan kapan saja. Selama kita masih mengingat Allah, bisa menjadi jalan tobat.
Selain itu, dengan memperbanyak istighfar. Serta selalu berusaha menjauhi perbuatan dosa.
Ketika kita merasa memiliki banyak dosa, segera lafalkan istighfar ini.

Allahumma astaghfiruka lidzambi wa astahdika limarasyidi amri wa atubu ilaika fatub 'alayya innaka anta rabbi.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu atas dosaku, aku memohon petunjuk kepada-Mu pada kebenaran-kebenaran urusanku, dan aku bertobat kepada-Mu maka terimalah tobatku, sesungguhnya Engkau adalah Tuhanku."
Sumber: Bincang Syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya