6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam persoalan ekonomi, utang menjadi salah satu transaksi yang diperhitungkan. Tidak hanya pada perusahaan, bahkan pada kehidupan kita sendiri. Saat sedang dalam kesusahan melunasi kewajiban, tak ada jalan lain selain memanjatkan doa kepada Yang Kuasa.
Meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan memang dibolehkan. Apalagi jika dalam situasi mendesak. Tetapi, kita harus ingat hakikat utang adalah pinjaman. Sehingga transaksi ini menuntut untuk pengembalian.
Tak bisa dipungkiri jika semua orang berharap bisa menjalani hidup tanpa memiliki utang atau pinjaman kepada orang lain. Kita senantiasa memanjatkan doa terbebas dari utang agar kehidupan bisa berlangsung dengan lancar tanpa pikiran apapun.
Pinjaman atau utag memiliki sifat pengembalian wajib. Jika tidak, kita akan terkena banyak sanksi baik sosial maupun hukum. Bahkan dalam agama Islam, orang yang tidak mengembalikan utang termasuk berdosa. Pun jika seseorang meninggal namun utangnya belum lunas, maka hisapnya akan tergantung.
Begitulah dampak utang yang cukup berbahaya. Sehingga sebisa mungkin kita menghindarinya.
Agar terbebas dari jeratan tersebut, dianjurkan membaca doa terbebas dari utang berikut ini.

Subhanallah wa bikhamdihi subhanallahil adhim astaghfirullah
Artinya,
" Maha Suci Allah dan segala puji bagi-nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung, aku memohon ampunan kepada Allah."
Dream - Ramadan adalah bulannya meminta. Mintalah apa saja kepada Allah SWT di bulan mulia ini.
Mulai dari ampunan, terbebas dari kesulitan hidup, maupun memperlancar rezeki. Semua akan dikabulkan Allah.
Salah satu dari sekian banyak keistimewaan Ramadan adalah terkabulnya doa. Sebab rahmat Allah diberikan tanpa pandang bulu dan berlipat-lipat.
Karena itulah, mari manfaatkan bulan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Jangan lupa, baca doa ini sebagai permohonan ampun serta pembuka rezeki.

Astaghfirullahal ’adhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih taubata 'abdin dholimin la yamliku linafsihi dlarran wa la naf'an wa la mautan wa la hayatan wa la nusyura.
Artinya,
" Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung Yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) dan saya taubat pada-Nya dengan taubat seorang hamba yang dzalim yang tak bisa berbuat apa-apa dalam menghadapi kematian, kehidupan, dan kebangkitan."
Dream - Sebagai pembuka hari, pagi menjadi momen yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengawali hari dengan ibadah menjadi amalan yang dianjurkan dan cara termudahnya adalah mengucapkan doa memohon rezeki.
Dengan mengucapkan doa memohon rezeki di pagi haari kita berharap bisa menjalani hari dengan ridho Allah.
Para sahabat Rasulullah Muhammad SAW juga biasa memanfaatkan pagi untuk memperbanyak doa. Salah satunya Abu Bakar As Shiddiq.
Salah satu doa yang dibaca Abu Bakar adalah doa memohon rezeki di bawah ini.

Allahumma inna hadza kholqun jadidun faftakhhu 'alayya bi tho'atika wakhtimhu li bi maghfiratika wa ridwanika warzuqni fihi khasanatan taqbaluha minni wa zakkiha wa dlo'ifha li wa ma 'amiltu fihi min sayyiatin faghfirli innaka ghofurur rahim wadudun karim.
Artinya,
" Ya Allah, hari ini adalah ciptaan yang baru, maka bukalah hari ini dengan kepatuhanku kepada-Mu, dan tutuplah hari ini dengan ampunan dan ridha-Mu. Berilah aku rezeki kebaikan hari ini, terimalah kebaikan itu dariku, bersihkanlah dan lipatgandakanlah untukku. Amal buruk yang aku lakukan hari ini, ampunkanlah. Engkau Maha Pengampun, Penyayang, Pengasih dan Maha Mulia."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
