Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi Sholat. (Foto: Freepik.com)
Dream – Doa qunut tak hanya dikenal sebagai bacaan yang dilafalkan dalam sholat subuh. Mulai pertengahan hingga akhir bulan Ramadhan, sebagian umat Islam juga ada yang menambahkan doa qunut di rakaat sholat witirnya.
Bahkan dalam sebuah momen tertentu, seorang imam sholat jumat ada pula yang membaca doa qunut di rakaat terakhirnya.
Mengutip laman NU Online, Imam Al-Baihaqi dalam Kitab Ma'rifatus Sunan wal Atsar menyebutkan bahwa Imam Syafi'i menganjurkan membaca doa qunut di rakaat terakhir sholat witir. Tepatnya, doa qunut ini dibaca usai i’tidal pada rakaat terakhir dalam sholat witir.
Lantas bagaimana bacaan doa qunut witir di bulan Ramadhan? Ini dia lafal doa qunut witir di bulan Ramadhan yang dapat kamu amalkan lengkap dengan hukumnya.
Sebelum mengetahui bacaan doa qunut witir di bulan Ramadhan, alangkah baiknya kamu juga memahami apa sebenarnya qunut witir. Kalangan ulama sudah bersepakat bahwa membaca doa qunut di semua sholat hukumnya sunah.
Akan tetapi terjadi perbedaan pendapat mengenai waktu pelaksanaannya. Menurut ulama Hanafiyah, hukum doa qunut wajib setelah membaca surat sebelum ruku’ di rakaat ketiga dalam sholat witir. Sedangkan, menurut ulama Syafi’i hukum qunut sunah dibaca setelah i’tidal pada rakaat terakhir sholat witir di separuh akhir pada bulan Ramadhan.
Mayoritas ulama dari mazhab Syafi'i menghukumi sunnah untuk membaca doa qunut witir di separuh terakhir bulan Ramadhan. Tapi sebagian pendapat ada yang membolehkan qunut sepanjang Ramadhan, tetapi pendapat yang paling kuat dalam mazhab Syafi’i adalah doa qunut dikhususkan pada separuh akhir Ramadhan.
Para ulama di kalangan madzhab Syafi'i menganjurkan untuk mengamalkan doa qunut witir di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan pernyataan Al-Baihaqi yang telah dikonfirmasi Imam Nawawi dalam Kitab Al Adzkar.
Meskipun terdapat banyak pendapat, Imam Bawwi menjelaskan pendapat yang paling kuat adalah pendapat yang mengatakan bahwa doa qunut sunnah dibaca pada rakaat terakhir sholat witir di separuh terakhir bulan Ramadhan.
Berikut redaksi doa qunut witir di bulan Ramadhan yang umum dibaca lengkap latin dan terjemahannya:
اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahummahdinâ fî man hadait. Wa ‘âfinâ fî man ‘âfait. Wa tawallanâ fî man tawallait. Wa bâriklanâ fî mâ a‘thait. Wa qinâ syarra mâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik. Wa innahû lâ yazillu man wâlait. Wa lâ ya‘izzu man ‘âdait.
Tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait. Fa lakal hamdu a’lâ mâ qadhait. Wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam
“ Ya Allah berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.
Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya.
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”
Itulah bacaan doa qunut witir di bulan Ramadhan yang bisa kamu panjatkan. Namun jika tidak melaksanakan pun tidak masalah, tergantung madzhab apa yang dianut.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya