Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tinggal sehari lagi, 2019 akan berakhir. Fajar tahun baru akan menyingsing dan kita bakal ada di 2020.
Satu tahun berjalan, tentu ada banyak sekali pengalaman yang sudah dijalani. Ada haru, duka, maupun kesenangan.
Tentu semua menjadi kenangan di tiap-tiap orang. Serta menjadi penghias kisah hidup.
Pun demikian dalam hal ibadah. Kita mungkin banyak memiliki kekurangan dalam ibadah selama setahun belakangan.
Menutup tahun, dianjurkan untuk membaca doa ini. Lewat doa, kita mohonkan ampunan atas segala kesalahan yang pernah terjadi kepada Allah SWT.

Allahumma ma 'alimtu fi hadzihis sanah mimma nahaitani 'anhu fa lam atub 'anhu, wa lam tardlahu wa lam tansahu, wa halimta 'alayya ba'da qudratika 'ala 'uqubati, wa da'utani ilat taubati mim ba'di jara'ati 'ala ma'shiyyatika, fa inni astaghfiruka faghfirli.
Wa ma 'alimtu fiha mimma tardlahu wa wa'adtani 'alaihis sawab, fa as'alukallahumma ya karim ya dzal jalali wal ikram an tataqabbalahu minni wa la taqtha' raja'i minka ya karim, wa shallallahu 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Artinya,
" Ya Allah, apa yang kulakukan di tahun berupa yang Engkau larang, aku belum bertobat darinya. Dan Engkau (tentu) tidak meridhai perbuatan itu lagi dan tidak (akan) melupakannya. (Namun) Engkau begitu lembut meski Engkau mampu membalas perilaku aku. Engkau mengajak aku untuk bertobat setelah aku larut dalam perbuat maksiat kepada-Mu. Maka, sungguh, aku memohon ampunan-Mu, ampunilah Aku.
Dan, apa yang aku lakukan di tahun ini yang Engkau ridhai dan janjikan ganjaran padanya, maka aku bermohon pada-Mu Ya Allah Yang Maha Mulia, Yang Maha Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, untuk menerima amalku, dan tidak memupuskan harapanku pada-Mu. Dan Allah senantiasa berselawat dan memohon selamat kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., keluarganya dan para sahabatnya."
Dream - Langit tercipta dengan penuh keindahan. Warna biru yang cerah berpadu gumpalan awan putih sanggup menentramkan hati.
Menatap langit bisa jadi sarana kita melepas lelah. Sekaligus mengagumi keindahannya.
Tidak sedikit orang suka memandang langit untuk menikmati keindahannya.
Selain itu, aktivitas memandang langit bisa mengantarkan kita pada pengalaman ruhiyah. Kita jadi bersyukur dengan keindahan yang tertangkap mata.
Ketika memandang langit, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut merupakan petikan dari Surat Ali Imran ayat 191.

Rabbana ma khalaqta hadza bathilan subhanaka faqina 'adzaban nar.
Artinya,
" Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka.
Dream - Liburan selalu jadi momen menyenangkan bagi anak-anak sekolah. Apalagi buat mereka yang mondok di pesantren nan jauh dari orangtua.
Para santri selalu memanfaatkan masa liburnya untuk pulang kampung. Melepas rindu pada orangtua dan mengisinya dengan membantu kegiatan rumah.
Demikian pula dengan anak sekolah. Meski hanya sebentar, rasa rindu mereka pada orangtua dan rumah sudah tak terbendung.
Belum lagi membayangkan wajah orangtua yang begitu bahagia melihat anaknya pulang. Hal itu jadi motivasi tersendiri bagi anak untuk selalu kangen suasana rumah.
Ketika anak sedang pulang, dianjurkan untuk menyambut mereka dengan penuh kebahagiaan. Selain itu, dianjurkan pula membaca doa ini ketika anak sampai di rumah dari sekolah atau pesantren.

Alhamdulillahil ladzi nasharaka wa a'azzaka wa akramaka.
Artinya,
" Segala puji bagi Allah yang telah menolongmu, mengagungkanmu dan memuliakanmu."
Sumber: Bincang Syariah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya