Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gelombang Laut Besar (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tsunami menjadi bencana yang mengerikan bagi masyarakat Indonesia. Tercatat, Indonesia mengalami beberapa tsunami besar dalam kurun waktu 2004 hingga 2018.
Beberapa di antaranya seperti tsunami Aceh pada 2004, tsunami Mentawai pada 2010, tsunami Palu disusul tsunami Anyer tahun ini. Banyak korban jiwa berjatuhan dan bangunan rusak parah dihamtam gelombang besar.
Selain itu, gelombang pasang tinggi yang tidak sampai tsunami kerap menerjang beberapa pantai di Indonesia. Gelombang ini juga menimbulkan kerusakan meski tidak separah tsunami.
Bagi masyarakat pesisir, deburan ombak merupakan hal yang biasa dalam kehidupan mereka. Tetapi, hal itu bisa menjadi bencana apabila diketahui arus pasang surut terjadi dengan sangat ekstrem.
Apabila menyaksikan kondisi seperti surutnya air laut pada jarak yang dalam, dianjurkan untuk membaca doa ini sembari menyelamatkan diri. Doa ini untuk mencegah gelombang laut besar menimbulkan kerugian bagi banyak orang.
Doa ini diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada Aisyah RA apabila menghadapi kondisi alam yang berpotensi menjadi bencana.

Allahumma inni as aluka khoiraha wa khoira ma ursilat bihi wa a'udzubika min syarri ha wa syarri ma fiha wa syarri ma ursilat bihi.
Artinya,
" Ya Allah. sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya