Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sebagai seorang muslim, sepanjang hidup kita harus mencari ilmu. Terutama ilmu agama sebagai bekal kita untuk menghadap Allah SWT kelak. Begitu juga ilmu lainnya yang membuat diri kita jadi bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Pengasuh pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah KH Mustofa Bisri (Gus Mus) menjelaskan sebuah hadits Nabi Muhammad dari Abu Hurairah yang berisi sebuah amalan doa agar ilmu yang dimiliki bisa bermanfaat. Doa dari hadits ini menurut Gus Mus sangat penting untuk dibaca dan diamalkan.

Gus Mus/ Foto: Instagram @s.kakung
“ Setiap habis shalat dibaca (dalam hitungan) ganjil. Satu kali, tiga kali, tujuh kali, sebelas kali,” katanya dikutip dari NU Online.
Baik ilmu yang banyak banyak atau pun sedikit. Ia mengingatkan bahwa ilmu Allah SWT itu banyak sekali.
“ Kita itu hanya memiliki ilmu sedikit. Meskipun (memiliki titel) Profesor Doktor. Tumpuk-tumpuk, mesti ada ilmu yang belum diketahui,” ungkapnya.
Gus Mus menyebut bahwa seseorang yang bertambah ilmunya harus bisa merasa semakin bodoh. Kalau ada orang merasa pintar, maka menurutnya hanya sebatas itu saja ilmunya.
“ Selama kamu masih mencari ilmu, selama itu kamu pandai. Begitu kamu merasa pandai, mulailah kamu bodoh,” katanya mengutip sebuah hadits Rasulullah saw.
Oleh karenanya agar kita bisa tergerak untuk terus mencari ilmu, maka dalam doa ini terdapat kata ‘zidni’ yang berarti tambahkanlah. Dengan doa ini maka diharapkan Allah menggerakkan kita untuk terus belajar.
“ Doa itu sebenarnya adalah takdir bagi orang yang diberikan kemauan untuk berdoa,” ungkap Mustasyar PBNU ini.
Berikut doa tersebut yang menurut Gus Mus sebaiknya rutin dibaca sehabis shalat.

" Allahumman faniy bimaa alamtaniy wa alimniy maa yanfauniy wa zidniy ilman alhamdulilahillahi alaa kulli haalin wa audzu billahi min haali ahlin naari."
Artinya: Ya Allah, berilah manfaat terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Ajarkan kepadaku sesuatu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah kepadaku ilmu. Segala puji hanya milik Allah pada setiap kondisi (bahagia atau pun susah) dan aku berlindung kepada Allah dari perbuatan penduduk neraka.
Sumber: NU Online
Dream - Nabi Daud alaihi salam dikenal sebagai utusan Allah SWT yang memiliki kesabaran luar biasa. Kisah Nabi Daud as sangat cocok untuk menjadi teladan umat Islam. Selain itu, Nabi Daud as tergolong 25 nabi yang wajib diketahui oleh umat Islam.
Nabi Daud as merupakan keturunan Nabi Ibrahim alaihi salam ke-12. Ia lahir dari rahim Siti Sarah, istri Nabi Ibrahim as. Nabi Daud as diberi keistimewaan oleh Allah SWT hingga dirinya wafat di umur 100 tahun.
Banyak doa yang dipanjatkan Nabi Daud as, salah satunya doa untuk melembutkan hati. Doa Nabi Daud untuk melembutkan hati sering dijadikan acuan oleh umat Islam.
Bagaimana bacaan doa Nabi Daud as untuk melembutkan hati? Berikut ulasan selengkapnya.
Berikut adalah bacaan doa meluluhkan hati seseorang yang kita cintai seperti yang ada dalam kisah Nabi Musa as dan Nabi Daud as ketika berusaha melembutkan suatu hal yang terasa sulit bagi manusia:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ ... كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik ya arhamar rahimiin.
Artinya:
“ Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Fir'aun kepada Musa dan lunak hati manusia bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Tuhan Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah.”
Selain doa di atas, masih ada satu doa Nabi Daud untuk melembutkan hati manusia yang keras.
Berikut bacaan doanya:
Allahumma layyinli qalbahu, layyinta li Daudal hadid
Artinya:
“ Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi."
Demikian itulah bacaan doa Nabi Daud untuk melembutkan hati. Kamu bisa memanjatkan doa tersebut untuk melembutkan hati orang lain yang keras. Dengan izin Allah SWT, hati manusia yang keras akan menjadi lembut dan luluh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya