Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penemuan Ular Kobra Oleh Seorang Dokter Bikin Panji Petualang Bereaksi.
Dream - Baru-baru ini Panji Petualang kedatangan seorang dokter di Black House miliknya. Dokter tersebut menyerahkan dua ekor anak ular kobra.
Dalam video yang tayang di kanal PANJI PETUALANG pada 22 Desember 2021, dokter itu mengatakan dia menangkap ular kobra yang masuk ke dalam kliniknya.
Keberanian dokter bernama Gustian ini pun menarik perhatian Panji Petualang untuk mengedukasi warga dalam menangkap ular yang masuk rumah.
" Ini ada pak dokter Gustian sama keluarga, tetanggaku, nganterin 2 ekor anak kobra nih temen-temen," kata Panji mengawali videonya.
Dokter Gustian mengatakan anak ular kobra yang ditangkapnya itu masuk ke klinik di ruang TV.

Kepada Panji, dokter Gustian juga menjelaskan cara dia menangkap dua anak ular kobra tersebut.
" Aku (nangkap) pakai sapu langsung masukin ke corong (galon air minum) sini saja, yang satunya masukin lagi, ada 2 deh, gak tau ada berapa lagi di klinik," kata dokter Gustian.

Karena tidak mempunyai kemampuan untuk menyelamatkan ular berbisa tersebut, dokter Gustian menyerahkannya kepada Panji Petualang.
Sementara itu, aksi dokter Gustian menangkap anak ular kobra memakai alat seadanya yaitu sapu dibenarkan oleh Panji Petualang.
Panji pun mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari ini banyak warga yang melaporkan soal kobra yang masuk rumah.

Munculnya berbagai jenis ular di akhir tahun ini tentu membuat resah warga. Mereka was-was lantaran takut terkena gigitan dan sebagainya.
Menurut Panji, di musim akhir tahun ini ular memang sering masuk ke permukiman, terutama yang baru menetas.

" Ular masuk ke permukiman itu bukan karena tanpa alasan. Kita kan agraris ya, masih banyak hutan.
" Nah kadang di perkotaan kayak Jakarta itu banyak juga Pak, Cakung, Cinere. Itu dulunya tempat pertanian akhirnya terusir," jelas Panji tentang penyebab banyaknya ular masuk permukiman.
Ular yang ditangkap dokter Gustian pun akhirnya berhasil diselamatkan oleh Panji Petualang. Kedua anak ular kobra itu nantinya akan dilepasliarkan lagi ke habitat aslinya.
Sumber: YouTube
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya