Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Perseteruan bisa terjadi kepada siapa saja. Tidak hanya dengan orang asing, mereka yang memiliki hubungan darah juga bisa menghadapi konflik yang berakhir dengan kerugian pada pihak lain. Seperti perseteruan seorang ibu di Inggris yang tega mengusir anaknya sendiri.
Ibu itu adalah Norma Gibbons yang sudah menjadi nenek dengan usia paruh bayanya 82 tahun. Dia diusir dari rumah bernilai 1,4 juta pound sterling atau Rp26 miliar (kurs Rp19,276), miliknya sendiri.
Melansir Mirror, Norma memberikan rumah itu kepada sang putri Dawn (52 tahun) sebagai hadiah. Sebelumnya rumah yang terletak di Earlsfield, London Barat Daya ditempati Norma selama 40 tahun.
Masalah muncul ketika putri Dawn lahir pada tahun 2008. Pemicunya berasal dari perilaku Norma yang membuat Dawn geram.
Sang ibu sering menggedor-gedor lantai dan membuat 155 panggilan polisi palsu. Pada satu titik bahkan Norma disebutkan pernah sengaja membuat banjir lantai bawah rumah dan membuat begitu banyak tuduhan palsu tentang putrinya ke Dinas Sosial.
Puncak keretakan hubungan mereka terjadi ketika Norma meneriaki putrinya itu.
Masalah yang ditimbulkan Norma memaksa Dawn untuk memasang CCTV internal dan eksternal. Hingga akhirnya Dawn memilih memperkarakan Norma dan berujung meminta pengadilan untuk mengusir Norma.
Keputusan Dawn untuk mengusir Norma didukung oleh hakim minggu lalu, meskipun saat ini Norma masih tinggal di rumah itu. Dia mengatakan 'tidak tahu harus ke mana'.
''Bisakah putri saya benar-benar mengusir saya? Saya belum berbicara dengannya tentang hal itu dan saya belum diberikan surat atau melihat dokumen pengadilan,” kata Norma kepada MailOnline.
" Saya tidak tahu apa yang terjadi, saya baru saja di pengadilan kemarin, jadi saya tidak yakin apa yang akan terjadi sekarang atau di mana saya akan tinggal," lanjutnya.
Norma juga dituntut membayar 10.000 pound sterling untuk biaya hukum putrinya, yang berjumlah sekitar 28.000 pound sterling.
Dream - Sonny Bill Williams merupakan atlet tinju kelas berat yang memutuskan memeluk Islam. Atlet asal Selandia baru itu memutuskan menjadi mualaf dan membaca dua kalimat syahadat pada 2009 silam.
Usai memutuskan menjadi muslim, Sonny mempunyai pengalaman yang tak bisa dilupakan sepanjang hidupnya. Ia mengaku pernah diusir dari masjid di Dubai karena tubuhnya penuh tato.
" Saya ingat pertama kali saya pergi ke masjid di Dubai, saya disuruh pergi karena tato saya," tulis Williams di Twitter sebagaimana dikutip Daily Mail.
Meski awalnya merasa heran, Williams menutup tatonya hingga akhirnya diizinkan masuk ke dalam masjid. Mantan bintang rugby yang berubah menjadi petinju di usia 37 tahun itu mengaku hidupnya lebih baik sejak menjadi muslim.
Williams telah menemukan kedamaian dalam Islam. Dengan keislamannya, Ia bersyukur menjadi atlet, sekaligus suami dan ayah terbaik.
Atlet asal Selandia Baru ini bisa mengerti atas sikap negatif sebagian umat Islam atas tatonya. Bagi kebanyakan umat Islam tato jelas dilarang alias haram.

" Ya saudara itu melakukan apa yang menurutnya benar. Tetapi jika dia menunjukkan empati dan pengertian dengan membawa saya ke samping dan menjelaskan jika mungkin saya harus mencoba menutupi tato itu, saya akan meninggalkan masjid dengan kekuatan dan pencerahan sebagai gantinya," kata Wiliams.
Menurutnya, pengalaman tersebut selalu melekat pada dirinya ketika melihat mualaf baru melakukan kesalahan dan orang-orang mengkritik mereka di ruang publik.
" Ingat tidak ada yang sempurna dan jika kita benar-benar mengikuti sunah nabi kita yang baik hati dan tindakan kita harus selalu penuh empati."
Cuitan Williams ini mengundang tanggapan beragam dari warganet yang beragama Islam. Williams menjelaskan bahwa dia akan membahas masalah ini lebih lanjut di video mendatang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya