Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Eks Anak Buah Di Depan Hakim: Kalau Tahu Rekayasa, Saya Sendiri Yang Tangkap Sambo (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dream - Eks Karo Provos Polri Benny Ali mengaku ingin menangkap sendiri Ferdy Sambo jika sejak awal mengetahui kasus kematian Brigadir J adalah hasil rekayasa.
Pernyataan itu disampaikan Benny saat bersaksi dalam persidangan perkara pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022.
Momen itu berawal saat jaksa mencecar Benny mengenai tugas dari Provos datang ke Rumah Duren Tiga saat hari kematian Brigadir J.
" Jadi sebenarnya Provos itu tugasnya apa?," tanya Jaksa.
Benny mengatakan tugas Provos adalah pembantu pimpinan dalam penegakan disiplin di lingkungan Mabes Polri. Mengutip Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017, Benny juga menjelaskan salah satu tugas pokok Provos adalah melakukan pengamanan VVIP yaitu pimpinan, pejabat utama dan keluarga.
" Jadi saya hadir di sana dalam rangka mengamankan VVIP," jawab Benny.
Usai mendapat penjelasan tersebut, jaksa melanjutkan pertanyaan terkait pandangan Benny dalam kasus Brigadir J. Benny mengaku tidak mengetahui sama sekali skenario yang dirancang Ferdi Sambo cs.
" Mungkin kami ini kan pada saat di TKP itu satu jam setelah kejadian. Jadi kejadian jam 5 kami datang jam 6. Kami nggak tahu itu rekayasa," jelas Benny.
Benny bahkan mengaku tidak akan ragu-ragu menangkap sendiri Ferdy Sambo jika sedari awal mengetahui skenario licik dalam kasus pembunuhan tersebut.
" Seandainya kita tahu (ada rekayasa), seandainya, mohon maaf Pak Sambo, saya yang nangkap, harus bertanggung jawab. Kasihan banyak korban," ucap Benny.
" Itu kan setelah bapak tahu," timpal Jaksa.
" Iya setelah kita tahu," jawab Benny.
Dream - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo, buka suara soal sosok wanita cantik yang keluar menangis dari kediamannya di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Sosok itu diungkap Bharada E dalam sidang konfrontir dengan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
" Tidak benar keterangan dia (Bharada E), ngarang-ngarang," kata Ferdy Sambo kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022.
Ia menekankan bahwa motif pembunuhan Brigadir J adalah pelecehan terhadap istrinya, Putri Candrawathi.
" Jelasnya, istri saya kan dirudapaksa sama Yosua. Tidak ada motif lain apalagi itu perselingkuhan. Tidak ada," ujarnya.
Ferdy Sambo menantang Bharada E untuk membuktikan pernyataan tersebut di persidangan selanjutnya.
" Nanti tanyakan ke dia, nanti juga saya tanyakan ke persidangan siapa yang nyuruh dia ngarang-ngarang seperti itu," tuturnya.
Ia malah balik menuduh Bharada E karena telah menembak Brigadir J, maka tidak perlu melibatkan Ricky Rizal maupun Kuat Maruf.
" Kalau dia yang menembak Yosua, jangan libat-libatkan istri saya. Jangan libatkan Ricky, Kuat. Saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan," katanya.
Ferdy Sambo juga meminta awak media terus mengawasi jalannya persidangan. Jangan sampai ada isu berkembang di luar pokok perkara.
" Demikian juga kita awasi persidangan ini, sehingga bisa berjalan adil, tidak ada isu di luar yang berkembang yang mempengaruhi jalannya persidangan," katanya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya