Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Serpihan Dan Barang Yang Diduga Dari Air Asia (sumber Merdeka.com)
Dream - Tim SAR dan TNI sudah berhasil menemukan enam jenazah di lokasi ditemukannya serpihan pesawat diduga milik AirAsia QZ8501, di Selat Karimata sekitar 10 kilometer dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
" Dari keenam jenazah, tiga sudah dievakuasi oleh KRI Bung Tomo," kata Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Jhonson Simatupang, Selasa 30 Desember 2014.
Selain jenazah, ditemukan juga serpihan yang mengapung. Salah satunya pelampung dan pintu darurat pesawat. Nantinya, temuan-temuan itu akan dibawa ke Pangkalan Bun.
" Jasad yang ditemukan mengampung itu tidak memungkinkan dibawa menggunakan helikopter superpuma, karena cuaca kurang bagus. Sehingga menggunakan KRI Bung Tomo," ujar Jhonson.
Pesawat AirAsia QZ8501 lepas landas dari Bandara Juanda pada pukul 05.35 WIB pada Minggu pagi 28 Desember. Sesuai jadwal, pesawat etrsebut harus mendarat di Singapura pukul 08.30 waktu setempat.
Namun saat masih beradai di udara, pada pukul 06.12 WIB, pilot menghubungi petugas Air Traffic Center Bandara Soekarno-Hatta untuk naik ke ketinggian 38 ribu kaki. Pesawat itu harus menghindari awan di depannya.
Empat menit setelah meminta naik ketingian terbang, persawat itu masih terpantau radar. Petugas ATC kemudian kehilangan kontak dengan pesawat berisi 155 orang dan 7 kru itu pada pukul 06.17. Dan pesawat itu dinyatakan benar-benar hilang pada pukul 07.55 WIB. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya