Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Dream - Raksasa media sosial, Facebook, berencana mempertahankan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) secara permanen. Bahkan setelah pandemi corona dapat dikendalikan.
Dikutip dari New York Times, pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg melalui akun Facebook pribadinya mengumumkan kepada seluruh stafnya terkait kebijakan barunya.
" Jelas bahwa Covid telah merubah kehidupan kita, dan cara kita bekerja. Keluar dari periode ini, saya berharap bahwa bekerja jarak jauh akan menjadi tren yang berkembang juga," jelas Zuckerberg.
Zuckerberg pun berharap, apabila perusahaan raksasa lainnya mulai mengikuti tren ini, tidak akan ada lagi lingkungan mahal seperti Silicon Valley, Seattle dan New York yang dapat membebankan para pekerjanya.
Pengumuman Zuckerberg, mengikuti keputusan yang diambil oleh Twitter dan Square milik Jack Dorsey. Pada minggu lalu, Dorsey mengatakan bahwa karyawan di perusahaannya akan diizinkan untuk bekerja dari rumah tanpa batas waktu.
Sedangkan Google, karyawan telah diberitahu bahwa mereka dapat bekerja dari rumah hingga akhir tahun. Tetapi perusahaan belum membuat pengumuman tentang rencana bekerja dari rumah secara permanen.
Pada awalnya Zuckerberg khawatir apabila karyawannya bekerja secara jarak jauh akan menghilangkan produktivitas. Oleh karena itu, ia sempat membuat kantor-kantor kecil di area seluas 3,6 hektar di Sillicon Valley untuk lingkungan Facebok. Setelah itu, baru tahun lalu ia menyewa gedung 43 lantai di San Fransisco.
Pada bulan Maret lalu, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan adanya lockdown dan memaksa perusahaan menutup dan memulangkan para karyawannya. Banyak perusahaan besar salah satunya Facebook, harus mengosongkan kantor mereka.
Setelah berjalan lebih dari dua bulan, para pejabat eksekutif Facebook menemukan bahwa para pegawai mereka memiliki kinjera yang jauh lebih baik. Zuckerberg mengatakan bahwa karyawan tetap fokus meskipun mereka bekerja dari rumah.
Facebook akan mulai mengizinkan insinyur senior untuk bekerja dari jarak jauh dan kemudian memungkinkan karyawan dari divisi lainnya mengajukan izin untuk bekerja dari rumah jika mereka memiliki ulasan kinerja yang baik.
Zuckerberg pun mengatakan perubahan ini dapat menawarkan lebih banyak manfaat daripada kerugian bagi perusahaan.
" Mengizinkan bekerja jarak jauh akan memungkinkan Facebook untuk memperluas rekrutmennya, mempertahankan karyawan yang berharga, mengurangi dampak ketidakprofesionalan karyawan yang disebabkan oleh perjalanan jauh dan memperluas keragaman tenaga kerjanya," kata Zuckerberg.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan