Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Sumber: Merdeka.com
Dream - Mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR), Chandra Ari Kusuma (19), tewas tenggelam di Sungai Kampar, Riau, dalam kegiatan perkemahan beberapa waktu lalu.
Saat itu,. korban bersama sejumlah temannya disuruh senior untuk berjalan dengan mata tertutup kain hitam. Hingga kemudian korban hanyut tidak dapat terselamatkan dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Untuk mengetahui lebih dalam terkait kasus ini, polisi memeriksa 14 orang saksi. Berikut ini adalah fakta-faktanya.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan, untuk mengetahui kronologi kejadian itu pihaknya telah memeriksa 14 saksi.
Saksi tersebut terdiri dari 13 orang mahasiswa dan satu orang Kepala Prodi Fakultas Teknik Listrik PCR.
" 14 saksi sudah diperiksa. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologis kejadian," kata Nandang di Pekanbaru, Kamis 8 Juni 2023.
Nandang menjelaskan, awalnya korban bersama Ari Dodi Romeo, Fikri Nakwan Rosandri, dan Septia Riandra Mandala, diperintahkan seniornya untuk membersihkan badan di sungai setelah berendam di kubangan lumpur, Sabtu 3 Juni 2023 sekitar pukul 11.00 WIB.
" Lalu salah satu (mahasiswa) senior menyuruh korban bersama para rekannya ini menutup mata menggunakan kain hitam dan memegang tongkat, dipandu oleh senior Rizal Akbar hingga ke sungai," Kata Nandang.
Saat itu, salah seorang mahasiswa yang mendampingi korban mengaku tidak bisa berenang dan meminta ke tepi sungai. Tidak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong dari korban dan rekannya.
" Teman korban dan Aldi Pratama langsung berusaha menarik Septia Riandra Mandala. Sedangkan Fikri dan Ari Dodi ditolong oleh senior David. Akan tetapi korban tidak dapat ditolong dan langsung hanyut," ungkap Nandang.

Karena korban tak bisa diselamatkan temannya, akhirnya diterjunkan Tim SAR gabungan untuk mencari korban yang hilang terbawa arus. Pencarian itu dilakukan selama beberapa hari.
Usai pencarian selama lima hari, akhirnya korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari lokasi kejadian, Rabu 6 Juni 2023 sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan kepada Ketua Panitia, Wadi Muhammad Zaki, acara pengukuhan calon anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik PCR tersebut bukanlah kegiatan resmi kampus.
“ Karena tanpa sepengetahuan pihak kampus," tambahnya.
Terkait perkara tersebut, polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa kain hitam penutup mata serta tongkat kayu dan besi sebagai alat peraga peserta mahasiswa.
sumber: Merdeka.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam