Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Penyelamatan Buaya Berkalung Ban (Instagram @memomedsos)
Dream - Seekor buaya di Sungai Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, akhirnya terbebas ban motor yang tersangkut di lehernya. Ban motor tersebut bisa diputus oleh warga.
Buaya tersebut pertama kali ditemukan pada 2016. Pada 2020, upaya penyelamatan dilakukan melibatkan banyak pihak, termasuk oleh Panji Petualang maupun pakar buaya dari Australia, Matt Wright.
Sayangnya, upaya tersebut gagal. Buaya itu tetap terjebak dalam kalung ban motor.
Sampai pada Senin sore, 7 Februari 2022, buaya itu akhirnya dievakuasi oleh banyak warga. Akhirnya, kalung ban tersebut bisa diputus dan buaya tersebut terbebas.
Upaya penyelamatan buaya itu dilakukan atas inisiatif warga bernama Tili mulai pukul 15.00 WITA. Buaya itu dipancing dengan umpan seekor ayam.
Target yang terpancing diarahkan ke perangkap tali yang dibuat Tili. Buaya itu itu berhasil ditangkap pada pukul 18.30 WITA.
Kondisi buaya itu terjerat tali. Sehingga hewan tersebut kesulitan bergerak.
Saat buaya sudah tenang, Tili dibantu warga memotong ban tersebut dengan gergaji besi. Buaya itu akhirnya terbebas.
" Sekitar 50 warga tadi yang bantu saya naikkan buayanya dan diikat," kata Tili.
Buaya itu, kata Tili, awalnya enggan makan umpan. Sebab, suasana di sekitar sungai masih ramai.
" Memang buayanya menunggu suasana sepi, baru dia mau makan umpan," kata dia.
Setelah penyelamatan selesai, buaya itu dilepaskan kembali ke habitatnya di Sungai Palu. Buaya sepanjang 6 meter itu kini hidup dengan bebas.
Pelepasan buaya itu melibatkan tim BKSDA Sulteng, Pemadam Kebakaran Kota Palu, juga warga sekitar. Hewan tersebut dilepaskan di titik saat dia ditangkap.
Proses pelepasan juga tidak berjalan mudah. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memastikan buaya itu tidak berontak.
Barulah pada pukul 22.00 WITA, buaya itu berhasil dilepaskan. Hewan itu akhirnya kembali ke habitatnya, dikutip dari Brilio.net.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam