7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Fakta-Fakta Polisi Gadungan Di Makassar 5 Tahun Kelabui Istri, Sering Ikut Penangkapan Bareng Polisi Asli (Liputan6.com/Fauzan)
Dream - Pria bernama Haerul (30), warga Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengelabui sang istri selama lima tahun dengan mengaku sebagai anggota Brimob Polda Sulsel. Aksi tersebut dilakukan Haerul demi mendapat pengakuan dari keluarga sang istri.
“ Jadi dia menjadi polisi gadungan dari 2018. Hal itu semata-mata demi mendapat pengakuan dan agar keluarga takut kepada dirinya,” Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando KS, dikutip dari liputan6.com, Senin 27 Februari 2023.
Saat menjalankan aksi, Haerul cukup lihai. Ia memiliki KTP dan SIM dengan keterangan pekerjaan sebagai anggota Polri. Ia juga memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri yang cukup mirip dengan KTA Polri asli.
“ Ada sejumlah barang bukti yang diamankan mulai dari KTP, SIM, KTA palsu dan satu unit sepeda motor,” ujar dia.
Tak hanya itu, selama lima tahun menjadi polisi gadungang, Haerul juga kerap ikut melakukan penggerebekan dan penangkapan bersama anggota Polsek Tamalate.
Selama ikut penggerebekan dengan polisi yang lain, Haerul mengaku jika dia merupakan anggota Brimob berpangkat Briptu.
Berangkat dari pengakuannya itu, anggota Polsek Tamalate pun percaya. Apalagi, Haerul selama ini mengantongi KTA Polri yang palsu.
Selama penyamarannya sebagai polisi gadungan, Haerul sukses membuat keluarga dan tetangga tak curiga. Pasalnya, Haerul selalu keluar malam dengan alasannya untuk pergi penangkapan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagol mengatakan, penyamaran Haerul terungkap setelah istrinya mendatangi Markas Brimob Polda Sulsel setelah sang suami tak pernah pulang selama beberapa hari.
" Dicari sama istrinya sampai ke Brimob. Di situlah terbongkar, dia gadungan lantaran tidak ada anggota Brimob seperti Haerul," kata Ridwan.
Ridwan pun mengaku bahwa pihaknya masih mendalami dugaan bahwa Haerul beristri dua. Namun dia memastikan bahwa wanita yang mengaku istrinya dan mendatangi markas Brimob Polda Sulsel adalah istri siri Haerul.
" Kalau istri kedua engga tahu juga ya. Tapi, katanya masih pacaran. Apakah, dia sudah nikah siri atau apa. Belum tahu juga. Itukan juga (yang lapor), cuma nikah siri," ucap dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?