Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fakta-Fakta Suara Dentuman Misterius Di Sumenep, Sudah Terjadi 10 Hari (Jatim Network)
Dream - Warga di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dihebohkan oleh fenomena alam berupa getaran, dentuman, dan suara misterius dari dalam tanah.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 12 Agustus 2023, sekitar pukul 09.30 WIB kemarin sempat membuat tanah sekitar bergeta akibat suara nyaring yang dihasilkan.
Dalam sebuah video amatir rekaman salah seorang warga, terlihat beberapa warga yang panik akhirnya memilih untuk mengungsi.
Menanggapi fenomena itu, personel polisi, TNI, BPBD serta berbagai pihak datang ke lokasi untuk mengecek kondisi di lapangan.
Menurut pengakuan salah seorang warga, suara tersebut sudah terdengar sekitar sepuluh hari belakangan. Bukannya hilang, suara itu malah semakin terdengar keras hingga membuat warga panik.
" Tadi pagi warga heboh karena bunyi mirip ketukan atau seperti orang menggali sumur, makin keras terdengar. Sehingga warga sekitar panik," ujar salah seorang warga, Nyai Wiqoyatul Mutammimah, dikutip dari merdeka.com.
Suara misterius itu muncul dari depan rumah seorang warga. Suara tersebut mirip seperti orang yang tengah menggali sumur.
Akibatnya ada lima kepala keluarga yang harus mengungsi yaitu Jakfar, Hamim Jasuli, Badrun, Ramli, dan Naim.
Masyarakat setempat juga menggelar sholat istighotsah untuk meminta keselamatan dan secepatnya suara tersebut menghilang.
Sementara itu, BMKG Stasiun Geofisika Tretes Pasuruan telah menindaklanjuti dengan memasang seismograf di lokasi kejadian.
Alat itu akan merekam getaran di lokasi sumber bunyi misterius disertai getaran dari dalam bumi itu.
Dosen Geofisika ITS, Amien Widodo, mengatakan bahwa kemungkinan penyebab bunyi misterius bak suara ketukan dengan getaran itu berasal dari keberadaan gua atau rongga di bawah tanah.
Hal tersebut didukung dengan karakteristik tanah di desa tersebut yang memang banyak ditemukan batuan kapur.
Adapun penyebab yang paling memungkinkan adalah adanya material yang saling berbenturan di dalam rongga hingga menimbulkan bunyi seperti ketukan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya