Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Waktu kecil dulu, kita sering mendengar kata-kata orangtua dan ustaz yang bilang kalau di bulan suci Ramadan itu setan dibelenggu, pintu surga terbuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat.
Ungkapan tersebut bukan hanya karangan, tapi merupakan ucapan dari Rasulullah SAW yang tertulis dalam hadis Bukhari dan Muslim.
“ Apabila (tiba) bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu." (HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079)
Namun, banyak yang kemudian mengaitkan hadis tersebut dengan realita yang ada di dalam masyarakat saat ini.
Meski setan dibelenggu tapi kenapa umat Muslim masih banyak yang tidak puasa atau melakukan hal buruk lainnya di bulan Ramadan?
Sebenarnya, ungkapan Rasulullah itu hanyalah penjelasan hakiki yang dipahami secara majasi (tidak sebenarnya atau sebagai perumpamaan). Makna sebenarnya tidak demikian adanya.
Yang dimaksud setan dibelenggu di bulan Ramadan adalah umat Muslim yang menjalankan puasa diberikan kemampuan lebih untuk tidak menuruti bisikan-bisikan setan.
Karena dia berpuasa dengan niat yang suci, maka segala nafsu setan yang ada pada dirinya dibelenggu agar tidak menimbulkan perbuatan-perbuatan dosa.
Lantas bagaimana dengan ungkapan pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan pintu neraka ditutup rapat-rapat?
Begini, pintu surga dibuka karena di bulan puasa amal soleh akan dilipat gandakan pahalanya. Dengan demikian, kesempatan masuk surga menjadi lebih besar.
Sedangkan pintu neraka ditutup rapat-rapat berarti kesempatan kita untuk melakukan perbuatan dosa lebih kecil dibandingkan dengan bulan-bulan biasa.
Demikian tadi penjelasan ungkapan setan dibelenggu, pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat di bulan Ramadan.
Sekarang Sahabat Dream sudah tahu makna dari kata-kata yang sangat terkenal itu. Semoga penjelasan ini bisa memperluas ilmu kita.
Sumber: PojokSatu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya