Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Chadwick Boseman, Pemeran Raja Baru Wakanda, T'Challa.
Dream – Belakangan ini, film Black Panther naik daun. Film besutan Marvel yang sarat akan situasi geopolitik ini sukses meraup pendapatan US$700 juta (Rp9,58 triliun) sejak dirilis dua minggu yang lalu.
Kesuksesan Black Panther mendorong Disney untuk “ syukuran”.
Produsen film animasi ini menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk bersedekah.
Dilansir dari CNN Money, Rabu 28 Februari 2018, pemilik Marvel Studio ini menyedekahkan uang US$1 juta (Rp13,68 miliar) kepada yayasan nonprofit yang bergerak di bidang edukasi anak, Boys and Girls Club Amerika. Sumbangan ini merayakan kesuksesan finansial film Black Panther.
CEO Disney, Bob Iger, mengatakan dana ini bertujuan untuk mendukung program STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika) bagi anak-anak di Amerika Serikat.
“ Sumbangan ini menunjukkan apresiasi kami dengan menolong program STEM bagi generasi muda untuk memberikan pengetahuan dan peralatan untuk membangun masa depan yang mereka inginkan,” kata Iger.
Dia berkata organiasasi ini akan membangun sebuah pusat pembelajaran untuk mengajar anak-anak dan remaja yang berada di Atlanta, Baltimore, Chicago, New York, Philadelphia, dan Washington. Pusat ini akan memberikan anak-anak akses untuk teknologi, termasuk teknologi percetakan 3 dimensi, robotik, dan produksi film.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya