Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fosil Tertua Ditemukan Di Arab Saudi (techtimes.com)
Dream - Fosil jari tengah manusia ditemukan di Arab Saudi, usianya diperkirakan 88.000 tahun. Fosil ini diklaim sebagai yang tertua yang pernah ditemukan di luar Afrika dan Levant.
Tak hanya itu, penemuan tersebut juga dapat menunjukkan peta migrasi manusia ke luar Afrika, yang ternyata lebih jauh dibandingkan teori sebelumnya.
Penemuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Ecology and Evolution oleh para peneliti dari Max Planck Institute untuk Ilmu Sejarah Manusia. Dikutip dari Techtimes.com, Selasa 10 April 2018, para peneliti menemukan fosil tulang jari tersebut di Gurun Nefud.
Fosil itu ditemukan secara kebetulan. Salah satu penulis hasil riset tersebut, Iyad Zalmout, melihat jari yang membatu ketika berjalan kaki di kawasan ekskavasi arkeologis Al Wusta.
© Dream
Para peneliti Cambridge University menyimpulkan fosil jari sepanjang 3,2 cm itu berasal dari Homo sapien. Fosil tersebut sempat diteliti di Australian National University dengan teknik peninggalan hingga didapat kesimpulan usianya sudah 88.000 tahun.

Selain itu, fosil ini juga menunjukkan migrasi manusia tidak hanya sebatas di Levant (zaman dulu dikenal dengan Syam) yang didominasi hutan. Hal ini mengubah pandangan yang menyatakan pola migrasi keluar Levant tidak berhasil.
Sebelum penemuan ini, para ilmuwan memegang teori yang menyatakan manusia bergerak keluar Afrika pada 50.000 hingga 70.000 tahun lalu. Mereka percaya kelompok manusia kuno berpindah ke kawasan pantai dan pesisir untuk mempertahankan diri.
Setelah penemuan fosil jari tengah manusia ini, tampaknya teori yang muncul harus ditarik ke masa 20.000 hingga 25.000 tahun sebelumnya. Ini akan mengubah pola migrasi dari individu ke kelompok beberapa kali dalam kurun waktu 100.000 tahun lalu.
© Dream
Penemuan terbaru mengindikasikan skenario ini pada para ilmuwan. Kajian genetis menunjukkan manusia mungkin telah sampai ke Asia Timur di permulaan 80.000 tahun lalu.
Fosil manusia sebelumnya yang ditemukan di Afrika berusia 250.000 sampai 350.000 tahun lalu. Sedangkan fosil manusia yang dianggap tertua di Levant berusia 177.000 tahun yang ditemukan di Goa Misliya di Israel.
Penemuan fosil ini juga memicu perdebatan mengenai kemungkinan adanya rute migrasi kedua lewat Laut Merah menuju Arab.
Situs Al Wusta sekarang mungkin adalah gurun. Tetapi, jika ditarik ke masa fosil itu masih hidup, situs ini adalah danau air tawar di lingkungan padang rumput kuno.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya