Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hati Salesman Muda Ini Hancur Karena Gagal Deal Dengan Klien. (Foto: World Of Buzz)
Dream – Tak jarang profesi salesman bikin cemburu banyak orang. Komisi yang didapatkan menguntungkan dan jam kerjanya fleksibel. Tapi, tak banyak orang yang sadar bahwa tenaga penjual juga merasa stres setiap hari.
Dikutip dari World of Buzz, Jumat 25 April 2019, pria berusia 25 tahun di China, ini merasa hancur berkeping-keping di depan umum setelah mabuk. Dia terbaring di tanah di samping tumpukan muntahannya.
Warga yang peduli kepada salesman ini menghubungi polisi, yang kemudian datang dan membantu anggota keluarga untuk membangunkannya.
Setelah sadar, polisi bertanya apakah pria itu mabuk. Sang salesman ini mengaku tak punya pilihan selain minum dengan kliennya.
Tiba-tiba dia mulai menangis dan mencurahkam isi hatinya kepada polisi.
Salah seorang polisi yang tak disebutkan namanya ini mengatakan pria tersebut datang ke Nanjing, China, bersama istrinya, untuk bekerja. Sang pria bercerita bahwa keluarganya tidak miskin. Dia juga tak pernah meminta uang dari keluarganya.
“ Karena dia seorang tenaga pemasar, dia dipaksa minum dengan klien untuk menutup transaksi,” kata polisi.
Yang menyedihkan, pria itu tak bisa menyelesaikan kesepakatan malam itu. Bahkan, setelah sesi minum, klien harus menunggu instruksi lebih lanjut.
Ini yang memicu kehancuran. Dapat dipahami pria ini tak suka minum. Tapi, dia harus melakukannya demi klien.
Sepuluh menit kemudian, sang istri tiba di tempat kejadian dan segera memeluk suaminya. Pria itu terus meminta maaf kepadanya, sedangkan sang istri menghibur dan meyakinkan suami bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Momen mengharukan ini direkam di sebuah video dan menjadi viral di jejaring sosial.
Banyak warganet merasakan betapa sakit hatinya pria itu karena dia telah meninggalkan kampung halamannya untuk bekerja di kota besar. Selain berurusan dengan kesepian, mereka harus menghadapi tekanan pekerjaan dan biaya hidup yang terus meningkat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya